Huawei Watch Fit 5 Series Makin Serius, Layar LTPO Pro Kini Jauh Lebih Luas

Huawei bersiap membawa pembaruan besar ke lini Watch Fit melalui Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro. Dua model ini akan tampil dengan layar yang lebih luas, bezel yang jauh lebih tipis, serta peningkatan material dan fitur kesehatan yang membuatnya naik kelas dibanding generasi sebelumnya.

Perubahan paling menonjol ada pada Watch Fit 5 Pro yang memakai layar LTPO OLED fleksibel berukuran 1,92 inci. Panel itu dilapisi kaca safir 2.5D dan diklaim mampu mencapai kecerahan hingga 3.500 nits, sehingga mudah dibaca saat dipakai di luar ruangan.

Desain yang dibuat terasa lebih premium

Huawei tampaknya tidak hanya mengejar spesifikasi layar, tetapi juga ingin memperkuat kesan premium pada seri ini. Watch Fit 5 Pro memakai bodi paduan titanium dengan bobot 31,6 gram, sedangkan model standar menggunakan aluminium daur ulang 100 persen.

Perbedaan material ini menjadi pembeda jelas antara varian standar dan Pro. Dari sisi arah produk, Huawei terlihat ingin menjadikan Watch Fit sebagai smartwatch yang tetap ringan, tetapi punya tampilan dan rasa pakai yang lebih matang.

Layar lebih lega dengan bezel yang nyaris tak terlihat

Informasi yang beredar melalui DigitalChatStation dan dibagikan Huawei Central menyebut Watch Fit 5 Pro memiliki rasio layar-ke-bodi 83 persen. Angka tersebut didukung bezel ultra-tipis 1,8 mm yang membuat area pandang terasa lebih luas.

Bagi pengguna, desain seperti ini dapat membuat notifikasi, data olahraga, dan grafik kesehatan terlihat lebih lega. Selain itu, tampilan antarmuka juga berpotensi terasa lebih modern karena bingkai hitam di pinggir layar dibuat jauh lebih kecil.

Spesifikasi inti tetap dibawa ke dua model

Di luar perbedaan layar dan material, kedua jam tangan ini tetap berbagi sejumlah komponen utama. Keduanya dibekali baterai 471mAh yang diklaim bisa bertahan hingga 10 hari dalam mode hemat daya, serta mendukung Bluetooth 6.0, NFC, dan GPS terintegrasi.

Pada model standar, Huawei memakai layar AMOLED 1,82 inci dengan kecerahan puncak 2.500 nits. Ukurannya memang lebih kecil dibanding versi Pro, tetapi tetap cukup kompetitif untuk kebutuhan harian seperti pemantauan aktivitas, pesan masuk, dan informasi kesehatan.

Fitur kesehatan jadi pembeda penting

Seluruh seri Watch Fit 5 berjalan di atas platform kesehatan TruSense milik Huawei. Sistem ini memanfaatkan sensor detak jantung, suhu tubuh, barometer, akselerometer, dan magnetometer untuk memantau aktivitas pengguna secara lebih luas.

Pada Watch Fit 5 Pro, Huawei menambahkan peta berwarna luring dan deteksi latihan fisik otomatis untuk berbagai jenis olahraga. Fitur tersebut membuat model Pro terasa lebih relevan bagi pengguna yang aktif berolahraga dan tidak selalu ingin bergantung pada ponsel saat beraktivitas.

Watch Fit 5 Pro diposisikan lebih serius

Selain peta offline, model Pro juga memperoleh fitur elektrokardiogram atau ECG. Fitur ini menjadi salah satu pembeda utama karena menempatkan jam tangan tersebut lebih dekat ke kategori wearable kesehatan yang lebih serius.

Huawei juga menyematkan dukungan freediving hingga kedalaman 40 meter pada Watch Fit 5 Pro. Kombinasi ECG, peta luring, dan ketahanan menyelam menunjukkan bahwa perangkat ini memang ditujukan untuk pengguna dengan kebutuhan yang lebih khusus dibanding varian standar.

Warna dan perkiraan harga

Bocoran gambar kotak ritel yang dihimpun gsmarena.com memperlihatkan Watch Fit 5 Pro hadir dengan strap tenun berwarna oranye yang serasi dengan garis pada casing. Detail itu menegaskan bahwa Huawei masih memberi perhatian besar pada aspek visual selain fungsi teknis.

Untuk harga, Watch Fit 5 standar diperkirakan mulai dari 199 Euro atau sekitar 220 Dolar AS. Sementara itu, Watch Fit 5 Pro disebut akan dibanderol 299 Euro atau sekitar 330 Dolar AS, sejalan dengan layar LTPO, material titanium, dan tambahan fitur kesehatan yang lebih lengkap.

Dengan kombinasi layar yang lebih luas, bezel supertipis, material yang lebih mewah, serta fitur kesehatan yang makin serius, seri Watch Fit 5 tampak menjadi langkah Huawei untuk mempertegas posisi di pasar smartwatch menengah premium. Pembaruan tersebut membuat model Pro tampil sebagai opsi yang lebih kuat bagi pengguna yang menginginkan perangkat ringan, canggih, dan siap dipakai untuk aktivitas harian maupun olahraga yang lebih intens.

Terkait