Huawei Watch Fit 5 Saya Coba di Bangkok, Akhirnya Ada Smartwatch yang Pas di Tangan Kecil

Huawei Watch Fit 5 langsung menarik perhatian karena jarang ada smartwatch yang terasa pas di pergelangan tangan kecil. Di tengah banyak jam pintar yang tampak besar dan bulky, model reguler ini menawarkan bodi yang lebih proporsional tanpa kehilangan kesan stylish.

Kesan itu muncul kuat saat perangkat diperkenalkan di Bangkok, Thailand, bersama Watch Fit 5 Pro untuk pasar global. Peluncuran digelar di Queen Sirikit National Convention Center, dan unit Watch Fit 5 dicoba lebih intens sekitar sehari sebelum acara, sementara versi Pro dijajal singkat di area experience.

Pas untuk tangan kecil

Watch Fit 5 mengandalkan desain minimalis yang membuat tampilannya tetap rapi untuk penggunaan harian. Meski bodinya sebenarnya cukup lebar mengikuti karakter lini Fit, bentuk yang sederhana dan tidak bergerigi membantu jam ini tetap terlihat ringan di tangan.

Salah satu faktor yang paling terasa adalah strap dengan banyak lubang. Desain ini memudahkan penyesuaian ke berbagai ukuran pergelangan, termasuk tangan yang kecil, sehingga jam tidak mudah terasa longgar atau terlalu menekan.

Huawei juga memakai strap silikon yang nyaman dipakai dalam kondisi kering maupun saat terkena air atau keringat. Permukaannya dinilai tidak mudah menangkap kotoran, sehingga warna strap tetap terlihat konsisten selama dipakai.

Ukuran layar menjadi nilai tambah lain di model ini. Watch Fit 5 membawa panel AMOLED 1,82 inci yang terasa cukup luas untuk membaca notifikasi, jumlah langkah, dan menu pengaturan dengan jelas.

Layar yang lega juga membantu saat membaca pesan masuk dari pergelangan tangan. Meski tampil besar, keseluruhan desain tetap terasa tertata dan tidak berlebihan.

Navigasi terasa mulus

Pengalaman penggunaan Watch Fit 5 didukung navigasi yang nyaman. Panel AMOLED membuat perpindahan menu terasa mulus ketika aplikasi digulir dari satu layar ke layar lain.

Selain layar sentuh, perangkat ini juga memiliki tombol crown di sisi kanan. Putarannya terasa ringan, sehingga navigasi bisa dilakukan dengan lebih cepat tanpa harus terus mengandalkan sentuhan layar.

Huawei menambahkan dua tombol di sisi kanan perangkat, yakni digital crown dan tombol pintasan. Kombinasi ini memberi pilihan kontrol yang lebih fleksibel, terutama saat pengguna ingin berpindah menu dengan cepat.

Baterai dan pengisian daya

Daya tahan baterai menjadi salah satu poin kuat Watch Fit 5 dalam pemakaian nyata. Saat pertama dinyalakan dari dalam kemasan, baterainya berada di kisaran 50 persen dan masih bisa digunakan sekitar tiga hari.

Selama pemakaian itu, smartwatch terus terhubung ke smartphone lewat Bluetooth dan rutin menerima notifikasi seperti WhatsApp. Pada hari ketiga, sisa baterainya masih sekitar 16 persen, dengan Always-On Display tidak diaktifkan.

Huawei mengklaim Watch Fit 5 Series bisa bertahan hingga 7 hari untuk penggunaan normal dan sampai 10 hari untuk penggunaan ringan. Jika Always-On Display dinyalakan, daya tahannya diperkirakan sekitar 4 hari.

Pengisian dayanya memakai charger magnetik khusus. Artinya, pengguna perlu membawa aksesori bawaan yang sesuai karena sistem ini masih bersifat proprietary.

Versi Pro lebih besar dan lebih premium

Watch Fit 5 Pro hadir dengan layar yang lebih besar, yaitu 1,92 inci. Bezel-nya juga dibuat lebih ramping dan dilapisi titanium, sehingga tampil lebih premium dibanding model reguler.

Walau begitu, bahasa desain keduanya tetap mirip. Keduanya sama-sama memakai bentuk persegi memanjang dan tombol crown yang bisa diputar untuk navigasi.

Pembeda paling menonjol ada pada fitur pendeteksi risiko diabetes di Watch Fit 5 Pro. Fitur ini baru bisa diakses setelah smartwatch dipakai setidaknya tiga hari agar perangkat sempat menganalisis indikator kesehatan pengguna.

Setelah analisis dinilai cukup, pengguna bisa membuka menu bertanda huruf “R”. Dari sana, perangkat akan menampilkan tingkat risiko diabetes dalam kategori rendah, medium, atau tinggi.

Fitur tersebut hanya tersedia di Watch Fit 5 Pro. Ini membuat model Pro menjadi opsi yang lebih lengkap bagi pengguna yang menginginkan fitur kesehatan tambahan.

Huawei juga menyiapkan beberapa pilihan strap untuk kedua model, termasuk bahan kain tenun dan silikon. Watch Fit 5 tersedia dalam lima pilihan warna, sedangkan Watch Fit 5 Pro hadir dalam tiga pilihan warna.

Untuk pasar Indonesia, Huawei memastikan kedua perangkat akan dirilis pada 12 Mei. Hingga peluncuran global di Bangkok, harga resmi keduanya untuk pasar Tanah Air belum diumumkan.

Source: tekno.kompas.com

Baca Juga

Back to top button