
Huawei dikabarkan sedang menguji baterai baru berkapasitas 7.000 mAh hingga 10.000 mAh untuk lini smartphone terbarunya. Jika pengembangan ini benar terealisasi, Mate 90 Series berpeluang menjadi salah satu ponsel paling awet di kelas flagship.
Bocoran ini juga memperlihatkan arah baru persaingan smartphone. Kini, daya tahan baterai ikut naik kelas dan menjadi nilai jual utama, bukan hanya kamera atau chipset seperti yang selama ini sering dominan.
Informasi soal pengujian baterai besar tersebut pertama kali muncul dari pembocor teknologi Smart Pikachu lewat Weibo. Ia menyebut Huawei tidak hanya mengejar kapasitas lebih besar, tetapi juga mengembangkan sel baterai baru agar lebih efisien dan tetap aman digunakan.
Mate 90 Series Jadi Sorotan
Kapasitas di atas 7.000 mAh masih jarang ditemukan di ponsel flagship premium. Karena itu, langkah Huawei dinilai menarik perhatian, apalagi perusahaan disebut tengah menyiapkan teknologi tersebut untuk lini flagship dan kelas menengah sekaligus.
Salah satu baterai yang diuji disebut berpotensi debut lebih dulu di Huawei Mate 90 Series. Seri ini diperkirakan meluncur pada akhir tahun ini dan selama ini dikenal sebagai lini flagship Huawei yang kerap membawa inovasi di desain, kamera, dan teknologi chipset.
Jika baterai jumbo itu benar hadir di Mate 90 Series, daya tahan perangkat bisa menjadi keunggulan besar di pasar flagship. Hal ini penting karena pengguna kelas premium biasanya juga menuntut performa tinggi untuk kerja, hiburan, dan pemakaian harian yang intens.
Tren Baterai Besar Mulai Meluas
Huawei juga belum berhenti pada satu lini saja. Perusahaan dikabarkan sedang menyiapkan peningkatan kapasitas baterai untuk beberapa smartphone lain, mengikuti tren baterai jumbo yang sebelumnya sudah mulai mereka terapkan di sejumlah perangkat.
Contohnya terlihat pada Huawei Enjoy 90 Pro Max yang dikabarkan membawa baterai 8.500 mAh. Ada juga Huawei Enjoy 90 Plus dengan kapasitas 6.620 mAh, yang menunjukkan arah pengembangan baterai besar di jajaran produk Huawei.
Di kelas lain, Huawei Nova 16 hadir dengan baterai 7.000 mAh. Angka itu naik cukup jauh dari Nova 15 yang hanya dibekali baterai sekitar 6.000 mAh, sehingga peningkatannya terlihat cukup agresif.
Dorongan ke kapasitas besar ini sejalan dengan kebutuhan pengguna yang makin tinggi. Gaming, streaming video, editing konten, hingga penggunaan AI di perangkat mobile membuat baterai tahan lama semakin penting bagi banyak orang.
Teknologi Padat Energi Jadi Kunci
Baterai jumbo juga menawarkan kenyamanan lain karena pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi daya. Dengan kapasitas hingga 10.000 mAh, sebuah smartphone berpotensi bertahan seharian penuh tanpa harus selalu membawa charger atau power bank.
Namun, baterai besar juga membawa tantangan tersendiri. Semakin tinggi kapasitas, ukuran dan bobot perangkat biasanya ikut bertambah, sehingga kenyamanan genggam harus tetap dijaga.
Karena itu, Huawei disebut tidak hanya mengejar angka kapasitas, tetapi juga mengembangkan teknologi baterai yang lebih padat energi. Pendekatan ini memungkinkan kapasitas meningkat tanpa membuat bodi perangkat terlalu tebal.
Rumor lain menyebut baterai 10.000 mAh mungkin hadir lebih dulu di Huawei Enjoy 100 yang diprediksi meluncur pada akhir 2026. Jika itu terjadi, perangkat tersebut bisa menjadi salah satu smartphone mainstream pertama dengan kapasitas sebesar itu.
Hingga kini Huawei belum memberikan konfirmasi resmi soal pengembangan baterai tersebut. Detail spesifikasi untuk lini flagship berikutnya juga masih dirahasiakan, sehingga rumor ini masih menunggu pembuktian dari produk yang benar-benar meluncur ke pasar.
Source: www.gadgetdiva.id




