Huawei semakin sulit dikejar di pasar smartwatch China setelah menguasai hampir 40% pangsa pada kuartal pertama 2026. Di saat yang sama, pasar global justru bergerak ke arah perangkat premium dengan fitur kesehatan dan kecerdasan buatan yang makin lengkap.
Dominasi itu muncul ketika pengiriman smartwatch global naik 4% secara tahunan. Harga jual rata-rata perangkat juga ikut naik 6%, menandakan konsumen semakin rela membayar lebih untuk model yang menawarkan nilai tambah nyata.
Huawei memanfaatkan pasar domestik yang sangat agresif
China mencatat kenaikan pengiriman smartwatch sebesar 15% secara tahunan pada periode yang sama. Di pasar tersebut, Huawei berada jauh di depan Imoo dan Xiaomi, dua merek yang harus berbagi posisi di belakang pemimpin pasar.
Kekuatan Huawei tidak hanya datang dari merek yang sudah kuat. Perusahaan ini memiliki portofolio produk yang sangat luas, sehingga bisa menjangkau konsumen di banyak rentang harga.
Ekosistem HarmonyOS juga memberi keuntungan tambahan. Integrasi yang erat antarperangkat membuat pengalaman penggunaan terasa lebih mulus bagi pengguna yang sudah berada di dalam ekosistem Huawei.
Fitur kesehatan dan AI jadi medan utama persaingan
Persaingan smartwatch kini bergeser dari sekadar desain dan notifikasi ke fitur kesehatan yang lebih maju. Huawei membaca arah itu dengan menonjolkan pemantau kualitas tidur, kesehatan emosional, dan deteksi aritmia.
Kebijakan subsidi elektronik di China ikut mempercepat perputaran pasar. Insentif tersebut mendorong konsumen untuk melakukan upgrade ke model yang lebih baru, sehingga pasar domestik makin hidup.
Anshika Jain dari Counterpoint Research menilai dominasi Huawei di China lahir dari kombinasi portofolio yang luas, ekosistem yang terintegrasi, dan fokus pada fitur kesehatan premium. Menurutnya, kombinasi itu juga membuat Huawei cukup besar untuk mengamankan 17% pangsa pasar global.
Apple masih memimpin di level dunia
Di pasar global, Apple tetap berada di posisi teratas dengan pangsa 23%. Perusahaan asal Cupertino itu juga mencatat pertumbuhan pengiriman tercepat di antara merek besar, yakni naik 21% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Counterpoint Research menilai Apple Watch SE 3 menjadi salah satu motor utama kinerja tersebut. Model ini menarik pengguna baru karena harganya lebih terjangkau, tetapi tetap membawa peningkatan fitur kesehatan yang penting.
Fitur yang disorot mencakup pelacakan tidur yang lebih akurat, pemantau suasana hati, dan deteksi gangguan irama jantung. Kombinasi harga yang lebih ramah dan fungsi kesehatan yang relevan membuat Apple tetap kompetitif di pasar premium yang makin ramai.
Pasar smartwatch bergerak ke perangkat yang lebih cerdas
Tren saat ini menunjukkan smartwatch makin diposisikan sebagai perangkat kesehatan berbasis AI, bukan sekadar aksesori gaya hidup. Standarisasi teknologi AI dan sensor pintar ikut mempercepat pergeseran itu.
Meski momentum pasar masih positif, produsen tetap menghadapi tantangan besar. Rantai pasokan dan strategi harga akan menjadi faktor penting saat persaingan global semakin ketat di beberapa kawasan kunci.
Source: www.gadgetdiva.id





