Kolaborasi SAIC-GM-Wuling dan Huawei melahirkan Baojun Huajing S, SUV besar yang langsung menonjol karena memadukan kabin lapang, sistem PHEV, dan teknologi digital yang serius. Mobil ini diposisikan sebagai flagship keluarga, tetapi karakternya jauh lebih ambisius dari sekadar SUV besar untuk harian.
Yang menarik, Huajing S tidak hanya mengandalkan nama besar di balik pengembangannya. Dimensi bongsor, opsi penggerak yang beragam, serta paket bantuan berkendara canggih membuatnya terasa seperti produk yang sengaja disiapkan untuk menantang ekspektasi pasar terhadap SUV keluarga modern.
Kabin besar yang memang dibuat untuk penumpang
Secara ukuran, Huajing S berada di kelas yang sangat serius. Panjangnya mencapai 5.235 mm, lebarnya 1.999 mm, tingginya 1.800 mm, dan jarak sumbu rodanya 3.105 mm.
Proporsi itu berbuah langsung pada ruang interior. Kabinnya memakai konfigurasi 6 kursi, dengan ruang kaki dan ruang kepala yang tetap terasa lega hingga baris ketiga untuk penumpang dewasa.
Untuk kebutuhan praktis, mobil ini juga menawarkan bagasi 423 liter saat seluruh kursi digunakan. Jika baris ketiga dilipat rata, kapasitasnya membesar menjadi 1.268 liter.
| Spesifikasi Utama | Data |
|---|---|
| Panjang | 5.235 mm |
| Lebar | 1.999 mm |
| Tinggi | 1.800 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 3.105 mm |
| Konfigurasi Kursi | 6 kursi |
| Kapasitas Bagasi | 423 liter hingga 1.268 liter |
Tiga varian, tiga fokus yang berbeda
Huajing S hadir dalam tiga varian utama, dan masing-masing menekankan karakter yang tidak sama. Ada varian yang fokus pada efisiensi, ada yang mengejar jarak tempuh listrik lebih jauh, dan ada juga yang mengedepankan penggerak semua roda.
| Varian | Fokus | Keterangan |
|---|---|---|
| Huajing S 200km Qiankun Enjoy Edition | Varian dasar | Jarak tempuh elektrik 200 km |
| Huajing S 255km Qiankun Premium Edition | Jarak tempuh lebih jauh | Jarak tempuh elektrik 255 km |
| Huajing S 235km 4WD Qiankun Premium Edition | Performa dan traksi | Penggerak semua roda, jarak tempuh elektrik 235 km |
Susunan itu memperlihatkan arah produk yang jelas. Konsumen bisa memilih model yang lebih efisien, lebih jauh saat berjalan dengan baterai, atau lebih kuat lewat sistem 4WD.
Mesin 1.5L turbo yang dipadukan motor listrik
Semua varian memakai mesin bensin 1.5L berkode LBT dengan turbocharger. Mesin 4-silinder segaris ini menggunakan konfigurasi DOHC, 4 katup per silinder, dan direct injection.
Output mesinnya berada di 143 PS atau 105 kW pada 5.500 rpm, dengan torsi puncak 220 Nm. Mesin ini juga masih bisa menggunakan bensin dengan oktan minimal 92.
Karakter utamanya tetap datang dari sistem PHEV yang mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik. Pada varian penggerak roda depan, torsi instan mencapai 310 Nm dan akselerasi 0-100 km/jam diklaim selesai dalam 8,3 hingga 8,6 detik.
Varian 4WD mendapat motor listrik tambahan di gandar belakang. Tenaga totalnya naik signifikan, dengan tambahan output 253 PS atau 186 kW dan torsi 310 Nm, sehingga 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam 5,2 detik.
Bobot besar, tapi tetap dijaga efisien
Walau bobot kosongnya berada di kisaran 2.385 kg hingga 2.665 kg, Huajing S tetap diklaim efisien untuk ukuran SUV besar. Kecepatan puncaknya dibatasi secara elektronik di 190 km/jam.
Dalam pengujian standar WLTC saat baterai habis, konsumsi bahan bakarnya tercatat 5,98 liter per 100 km hingga 6,98 liter per 100 km untuk varian 4WD. Tangki bensin 60 liter membantu memperpanjang daya jelajah total.
Baterai LFP, HarmonySpace, dan Huawei Qiankun ADS
Seluruh varian memakai baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP. Untuk varian Enjoy Edition, sel baterainya dipasok Repsys, sedangkan varian Premium Edition memakai CATL.
Setiap paket baterai dilindungi teknologi Divine Refined Battery untuk meningkatkan keamanan dari benturan maupun korsleting. Di sisi kabin dan bantuan berkendara, Huawei mengambil peran besar melalui HarmonySpace untuk infotainment dan Huawei Qiankun ADS untuk fungsi berkendara otonom canggih.
Salah satu detail yang paling berbeda ada pada sensor LiDAR. Huawei menyematkan in-cabin LiDAR atau Huawei Limera di balik area kaca depan, bukan di bagian atap yang menonjol.
Mudah dikendalikan untuk SUV sebesar ini
Meski dimensinya panjang, Huajing S tetap dirancang agar tidak menyulitkan di ruang perkotaan. Radius putarnya hanya 5,65 meter, angka yang tergolong kecil untuk SUV sebesar ini.
Mobil ini juga punya approach angle 17° hingga 18° dan departure angle 20°. Kombinasi itu membuatnya lebih percaya diri saat menghadapi jalan bergelombang atau tanjakan curam di area parkir bertingkat.
Di pasar Indonesia, potensi mobil ini juga disebut terbuka. Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors, menyebut SUV ini punya peluang besar karena menawarkan kenyamanan ruang yang luas dan konfigurasi captain seat yang dinilai dinantikan konsumen.
Source: www.oto.com






