HP Android Anda Ternyata Bisa Lebih Tua, Cara Cek Sisa Umur Pakainya

Banyak HP Android masih terlihat mulus, tetapi umur pakainya bisa saja sudah mendekati habis. Yang menentukan bukan hanya kapan perangkat dibeli, melainkan kapan ponsel diluncurkan dan sampai kapan pabrikan masih memberi dukungan perangkat lunak.

Itu berarti HP yang tampak aman belum tentu masih aman dipakai untuk urusan harian yang sensitif. Aktivitas seperti perbankan daring, belanja online, membuka email, dan menyimpan kata sandi membutuhkan perangkat yang masih menerima perlindungan keamanan.

Kenapa sisa umur HP perlu dicek

Dukungan perangkat lunak tidak membuat HP langsung mati saat masa berlakunya habis. Namun setelah dukungan berakhir, perangkat tidak lagi mendapat perbaikan keamanan yang dibutuhkan untuk menutup celah baru dan menjaga data tetap terlindungi.

Karena itu, mengetahui sisa umur HP membantu pengguna menilai apakah perangkat masih optimal dan aman. Informasi ini juga berguna sebelum ponsel lama tetap dipakai untuk kebutuhan yang menyimpan banyak data pribadi.

Jenis pembaruan yang menentukan masa pakai

Ada dua pembaruan utama yang paling berpengaruh pada usia aman sebuah HP Android. Pertama adalah pembaruan versi sistem utama yang biasanya hadir setiap tahun dan membawa fitur baru, peningkatan performa, serta perubahan pada cara kerja ponsel.

Jenis kedua adalah pembaruan keamanan yang dirilis berkala untuk menutup celah, memperbaiki kesalahan perangkat lunak, dan melindungi data pribadi dari ancaman virus atau peretasan. Jika dukungan berhenti, celah yang ditemukan setelahnya tidak lagi ditambal.

Lama dukungan tiap merek bisa berbeda jauh

Setiap merek dan seri punya kebijakan dukungan yang tidak sama. Ponsel kelas atas seperti Samsung Galaxy S26 atau Google Pixel terbaru bisa mendapat pembaruan sistem dan keamanan hingga 7 tahun.

Sementara itu, seri kelas menengah seperti Galaxy A biasanya didukung sekitar 4 tahun. Untuk merek seperti Xiaomi dan Motorola, masa dukungan umumnya sekitar 3 tahun sejak perangkat dirilis.

Contoh PerangkatLama DukunganKeterangan
Samsung Galaxy S26Hingga 7 tahunPembaruan sistem dan keamanan
Google Pixel terbaruHingga 7 tahunPembaruan sistem dan keamanan
Samsung Galaxy ASekitar 4 tahunSeri kelas menengah
XiaomiSekitar 3 tahunSejak perangkat dirilis
MotorolaSekitar 3 tahunSejak perangkat dirilis

Perbedaan itu membuat usia pakai aman setiap HP tidak bisa disamaratakan. Dua perangkat yang sama-sama terlihat bagus bisa berada pada fase dukungan yang sangat berbeda.

Cara cek sisa usia HP Android

Langkah pertama adalah membuka menu Pengaturan di ponsel, lalu masuk ke bagian “Tentang Ponsel” untuk mencatat tipe dan model perangkat. Setelah itu, pengguna bisa membuka peramban dan mengakses situs endoflife.date.

Di situs tersebut, cari atau pilih merek dan tipe perangkat yang sesuai agar data yang muncul lebih relevan. Halaman itu menampilkan kapan perangkat dirilis, sampai kapan dukungan sistem dan keamanan berlangsung, serta perkiraan sisa masa pakai aman dari ponsel tersebut.

Bagaimana membaca hasil pengecekan

Jika masa dukungan masih panjang, perangkat umumnya lebih nyaman dipakai untuk aktivitas harian yang membutuhkan keamanan. Sebaliknya, jika masa dukungan tinggal sedikit atau sudah habis, risiko penggunaan ikut meningkat.

Informasi seperti ini penting dipertimbangkan sebelum tetap mengandalkan HP lama untuk kebutuhan yang sensitif. Pada akhirnya, usia fisik perangkat dan usia dukungan perangkat lunak sama-sama menentukan apakah sebuah Android masih layak dipakai dengan aman.

Source: www.cnbcindonesia.com

Terkait