Kondisi kesehatan Hotman Paris Hutapea kembali menjadi perhatian setelah ia mengungkap sedang mengalami saraf kejepit. Pengacara kondang itu menyebut keluhan pada kaki membuatnya harus menjalani pemeriksaan medis.
Melalui unggahan di Instagram, Hotman memperlihatkan dirinya berada di fasilitas kesehatan. Ia menyampaikan bahwa kaki kirinya terkena saraf kejepit dan kondisi itu membuatnya perlu segera menemui dokter.
Diduga Berkaitan dengan Kebiasaan Berdansa
Hotman menjelaskan, saraf kejepit yang dialaminya diduga berkaitan dengan kebiasaannya berdansa dalam waktu lama. Ia juga menyinggung penggunaan sepatu hak tinggi saat berada di tempat hiburan malam sebagai salah satu hal yang ikut memengaruhi kondisinya.
Keluhan itu membuatnya merasa tidak nyaman dan mendorong pemeriksaan lebih lanjut. Dalam unggahannya, Hotman juga sempat menyinggung penampilannya ketika datang ke dokter dalam kondisi yang tidak prima.
Masih Dalam Pantauan Medis
Setelah merasakan gangguan pada kaki, Hotman langsung mendatangi dokter untuk memastikan kondisi tubuhnya. Langkah itu diambil agar saraf kejepit yang dialami tidak berkembang menjadi lebih serius.
Hingga kini, ia masih dalam pemantauan medis. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat perkembangan keluhan tersebut dan memastikan kondisinya tetap terkontrol.
Riwayat Gangguan Kesehatan yang Pernah Dialami
Masalah saraf kejepit ini menambah daftar gangguan kesehatan yang pernah dialami Hotman Paris. Dalam beberapa tahun terakhir, ia beberapa kali menjalani perawatan karena kondisi medis yang berbeda.
| Periode | Kondisi Kesehatan |
|---|---|
| 2021 | Dirawat akibat demam berdarah dengue atau DBD |
| 2023 | Menjalani pemasangan tiga ring jantung karena penyempitan pembuluh darah |
| Awal 2025 | Mengalami penurunan kadar hemoglobin secara drastis, terkait abses hati dan gangguan liver menurut diagnosis dokter di Singapura |
| Februari 2025 | Tangan digigit satwa berang-berang |
Rentetan gangguan tersebut membuat kondisi kesehatan Hotman kerap menjadi sorotan publik. Meski begitu, ia masih terlihat aktif menjalani aktivitasnya di tengah pemantauan medis yang terus berlangsung.
