Honda City Facelift tampil dengan dua karakter yang berbeda di pasar Thailand. Satu sisi masih menawarkan mesin bensin turbo, sementara sisi lain mengandalkan sistem hybrid yang lebih menekankan efisiensi bahan bakar.
Perbedaan itu membuat model ini menarik perhatian di segmen sedan kompak. Di tengah persaingan yang semakin ketat di ASEAN, Honda mencoba memberi pilihan yang jelas bagi konsumen yang ingin performa ringkas atau konsumsi BBM lebih irit.
Dua opsi mesin untuk kebutuhan berbeda
Varian bensin memakai mesin 1.000 cc tiga silinder turbo. Mesin ini menghasilkan tenaga 120 PS dan torsi 173 Nm, lalu dipasangkan dengan transmisi CVT.
Sementara itu, Honda juga menyediakan mesin 1.500 cc Hybrid Atkinson Cycle. Teknologi hybrid ini menjadi andalan untuk menekan konsumsi bahan bakar tanpa mengubah karakter penggunaan harian yang nyaman.
| Varian Mesin | Spesifikasi Utama | Transmisi | Fokus |
|---|---|---|---|
| 1.000 cc Turbo | 3 silinder, 120 PS, 173 Nm | CVT | Performa ringkas |
| 1.500 cc Hybrid Atkinson Cycle | Sistem hybrid | Tidak disebutkan | Efisiensi bahan bakar |
Hybrid jadi andalan efisiensi
Sorotan utama City Facelift justru datang dari versi hybrid. Honda menyebut konsumsi BBM model ini bisa mencapai 27,8 kilometer per liter, angka yang membuatnya menonjol di kelas sedan kompak.
Angka itu menjadi salah satu daya tarik terbesar bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi. Di pasar seperti Thailand, klaim jarak tempuh per liter semacam ini sering menjadi faktor penting dalam keputusan membeli mobil harian.
Empat varian, hybrid mendominasi
Honda menyediakan empat varian utama untuk City Hatchback yang dijual di Thailand. Varian S menjadi satu-satunya yang masih memakai mesin konvensional, sedangkan V, SV, dan RS sudah menggunakan sistem hybrid.
Susunan ini menunjukkan arah pengembangan produk yang semakin condong ke efisiensi. Honda tampak menempatkan hybrid sebagai pilihan utama, sementara mesin bensin tetap hadir sebagai opsi awal bagi pembeli yang ingin harga lebih terjangkau.
| Varian | Jenis Penggerak | Posisi |
|---|---|---|
| S | Mesin konvensional | Varian satu-satunya non-hybrid |
| V | Hybrid | Varian hybrid |
| SV | Hybrid | Varian hybrid |
| RS | Hybrid | Varian hybrid |
Harga dibedakan antara sedan dan hatchback
Honda City Facelift dipasarkan di Thailand dengan harga mulai 569.000 hingga 739.000 Baht. Jika mengacu pada data yang tersedia, rentangnya setara sekitar Rp253 juta sampai Rp329 juta.
Untuk versi Hatchback, konsumen perlu menambah sekitar 10.000 Baht atau sekitar Rp4,4 juta dibandingkan model Sedan. Selisih itu membuat hatchback berada sedikit di atas sedan dari sisi biaya pembelian.
Masih jadi pemain penting di kelas kompak
Kombinasi desain baru, fitur lengkap, dan pilihan mesin yang efisien membuat Honda City Facelift tetap relevan di segmen ini. Model tersebut menyasar konsumen yang membutuhkan mobil harian hemat, tetapi tetap ingin opsi turbo dan hybrid dalam satu lini.
Kehadiran dua teknologi penggerak itu juga memperlihatkan strategi Honda menjaga daya saing City di ASEAN. Dengan konsumsi BBM hybrid yang disebut mencapai 27,8 kilometer per liter, model ini tetap menjadi salah satu sedan kompak yang paling mencuri perhatian di kelasnya.
