Hisense Vidda LightGo Muncul, Proyektor Portabel Dengan Triple Laser Dan Baterai 20.000mAh

Author: Cung Media

Hisense kembali memperluas lini proyektor portabelnya lewat Vidda LightGo, dan yang paling menonjol bukan sekadar bodi ringkasnya. Perangkat ini membawa kombinasi triple laser dan baterai 20.000mAh, dua hal yang masih jarang hadir bersama di kelas proyektor mobile.

Langkah itu langsung menempatkan LightGo sebagai produk yang lebih serius untuk penggunaan luar ruangan. Hisense tampak tidak hanya mengejar ukuran kecil, tetapi juga kualitas gambar dan fleksibilitas pakai saat proyektor dibawa ke halaman rumah, area berkemah, atau ruang sementara.

Triple laser untuk kualitas gambar yang lebih tinggi

Vidda LightGo hadir dalam dua model, yakni standar dan Plus. Harga model standar ditetapkan 3.899 yuan, sedangkan varian Plus dibanderol 3.999 yuan.

Keduanya belum masuk kategori 4K, tetapi tetap menawarkan resolusi 1080p. Hisense mengandalkan mesin triple laser untuk mengejar akurasi warna dan kontras yang lebih baik dibanding banyak proyektor portabel lain yang masih bertumpu pada lampu LED standar.

Di bagian inti, Hisense memakai mesin laser QuaLas 42. Sistem ini dipadukan dengan HDR10+ dan cakupan 110 persen ruang warna BT.2020 untuk menjaga tampilan warna tetap hidup.

Perbedaan utama antara kedua model ada pada tingkat kecerahan. Versi standar menghasilkan 1300 CVIA lumens, sementara versi Plus naik menjadi 1400 CVIA lumens.

Selisih itu memang tidak besar, tetapi tetap berguna untuk pemakaian di luar ruangan. Saat kondisi tidak sepenuhnya gelap, tambahan kecerahan dapat membantu gambar terlihat lebih jelas dan lebih mudah dinikmati.

Dirancang mudah dibawa dan cepat dipasang

Hisense membekali LightGo dengan lensa optical zoom 1.0 hingga 1.3:1. Dengan pengaturan itu, proyektor dapat menampilkan gambar 100 inci dari jarak sekitar 2,2 meter.

Fleksibilitas ini penting bagi pengguna yang sering berpindah lokasi. Posisi proyektor tidak harus selalu presisi dari awal, sehingga penempatan jadi lebih praktis dalam berbagai situasi.

Untuk mempermudah setup, perangkat ini juga membawa autofocus dan koreksi keystone otomatis. Saat proyektor diletakkan di permukaan yang kurang ideal, sistem membantu merapikan fokus dan bentuk gambar secara otomatis.

Hisense turut menyertakan dudukan gimbal 360 derajat. Fitur ini membuat proyeksi lebih mudah diarahkan ke atas atau ke bawah, baik di ruangan terbatas maupun di area terbuka.

Bobotnya berada di 2,1 kg dan sudah dilengkapi tali bawaan. Kombinasi ini memperkuat posisinya sebagai proyektor yang memang ditujukan untuk mobilitas, bukan sekadar proyektor rumahan yang diperkecil.

Baterai besar jadi nilai jual utama

Salah satu daya tarik terbesar LightGo ada pada baterai 20.000mAh. Hisense memperkirakan kapasitas itu cukup untuk sekitar dua setengah jam pemutaran video.

Durasi tersebut pada dasarnya sudah mendekati kebutuhan satu film standar. Artinya, pengguna bisa menonton tanpa terlalu bergantung pada stopkontak, terutama saat memakai proyektor untuk sesi singkat di luar ruangan.

Hisense juga menyebut perangkat ini tetap bisa bekerja pada suhu beku hingga -20 derajat Celsius. Detail itu memberi sinyal bahwa LightGo memang disiapkan untuk kondisi pemakaian outdoor yang lebih berat.

Kemampuan bertahan di suhu rendah jarang muncul sebagai sorotan utama pada proyektor portabel. Bagi pengguna yang sering membawa perangkat ke lingkungan dingin, spesifikasi ini bisa menjadi pembeda yang cukup penting.

Audio, fitur pintar, dan konektivitas

Untuk urusan suara, Vidda LightGo dibekali dua speaker 7W dengan dukungan Dolby Atmos. Konfigurasi ini membuat pengalaman menonton tetap praktis tanpa harus langsung menambah speaker eksternal.

Di sisi perangkat lunak, proyektor ini berjalan dengan platform pintar yang terintegrasi DeepSeek dan model AI milik Hisense. Fungsinya mencakup kontrol suara dasar dan streaming media.

Hisense juga menyematkan port HDMI dengan dukungan VRR dan ALLM. Kehadiran dua fitur itu memberi nilai tambah bagi pengguna yang ingin menyambungkan konsol gim ke proyektor portabel ini.

Dengan dukungan tersebut, LightGo tidak hanya diposisikan untuk film dan konten streaming. Perangkat ini juga menyasar pengguna yang butuh layar besar fleksibel untuk bermain gim.

Peluncurannya berlangsung bersamaan dengan seri Vidda C5. Jika C5 lebih menonjol lewat audio JBL dan dukungan gaming 240Hz, LightGo jelas diarahkan ke portabilitas dan penggunaan luar ruangan sebagai identitas utamanya.

Source: www.gizmochina.com
Terbaru