Himbara Masih Solid, BNI Sebut Ini Periode Kinerja Terbaiknya

Author: Cung Media

Kinerja bank-bank Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara masih terlihat solid di tengah perhatian pasar terhadap kondisi perbankan pelat merah. Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI, Putrama Wahju Setyawan, menegaskan bahwa fundamental Himbara berada dalam posisi kuat dan saat ini menunjukkan kinerja terbaiknya.

Pernyataan itu disampaikan Putrama usai menghadiri pertemuan dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta. Ia meminta publik tidak meragukan kondisi bank-bank pelat merah karena data yang ada dinilai masih mencerminkan performa yang sehat.

Kredit dan dana pihak ketiga masih tumbuh kuat

Putrama menyebut rata-rata kredit Himbara tumbuh di kisaran 20%. Pertumbuhan tersebut menunjukkan penyaluran pembiayaan masih bergerak agresif, namun tetap dalam jalur yang terjaga.

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga atau DPK juga meningkat di rentang 20% sampai 30%. Kondisi ini menunjukkan kemampuan bank-bank milik negara dalam menghimpun dana masyarakat masih kuat di tengah dinamika industri keuangan.

Kombinasi pertumbuhan kredit dan DPK itu menjadi salah satu alasan mengapa BNI menilai kondisi Himbara tetap solid. Bagi pasar, dua indikator tersebut sering menjadi gambaran awal atas kekuatan ekspansi dan ketahanan pendanaan bank.

Likuiditas dan kualitas aset dinilai aman

Putrama menilai likuiditas Himbara berada pada posisi yang sangat baik. Ia menyebut Loan to Deposit Ratio atau LDR berada di kisaran 88% sampai 90%, yang menggambarkan keseimbangan antara penyaluran kredit dan dana yang dihimpun.

Di sisi kualitas aset, credit cost Himbara juga disebut tetap terjaga. Rata-rata Non-Performing Loan atau NPL berada di bawah kisaran 2%, sehingga risiko kredit dinilai masih dalam batas aman.

Indikator-indikator itu memperkuat pandangan bahwa fundamental Himbara tidak menunjukkan masalah yang mengkhawatirkan. Dengan struktur likuiditas yang sehat dan risiko kredit yang terkendali, bank-bank pelat merah disebut masih punya ruang untuk menjaga pertumbuhan.

BNI minta publik tetap tenang

Putrama menegaskan bahwa kondisi tersebut semestinya menjadi alasan bagi pasar untuk tetap tenang terhadap bank-bank pelat merah. Ia juga menilai tidak ada alasan untuk menaruh keraguan terhadap kondisi fundamental Himbara di bursa.

“Secara fundamental kinerja di Himbara ini sangat bagus dan saat ini adalah kinerja terbaiknya Himbara,” ujar Putrama dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta. Pernyataan itu menegaskan keyakinan BNI bahwa performa Himbara masih berada pada level yang kuat.

Ia juga menambahkan bahwa data yang tersedia masih menunjukkan kondisi bank-bank Himbara dalam keadaan sehat. Dalam konteks industri perbankan, keyakinan seperti ini penting untuk menjaga kepercayaan terhadap bank-bank milik negara.

Pertemuan pejabat dan pimpinan BUMN

Pertemuan yang dihadiri sejumlah pejabat dan pimpinan BUMN itu berlangsung di ruangan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Hadir dalam agenda tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta jajaran pimpinan BNI, Bank Mandiri, BRI, TASPEN, Indonesia Investment Authority, dan BPJS.

Kehadiran para pimpinan lembaga itu menunjukkan isu mengenai kondisi Himbara mendapat perhatian di level pembuat kebijakan dan pengelola BUMN. Di tengah sorotan itu, BNI menegaskan kembali bahwa fundamental Himbara tetap solid dan kinerjanya justru berada di titik terbaik saat ini.

Source: finansial.bisnis.com
Terbaru