Hillstate Tumbang dari Red Sparks, Nama Megawati Hangestri Tetap Ramai Disorot

Kekalahan Hyundai Hillstate dari Red Sparks dalam turnamen pra-musim langsung memicu perbincangan baru di kalangan volimania. Nama Megawati Hangestri kembali ikut disebut, meski pevoli Indonesia itu belum bergabung dengan Hillstate.

Hasil 1-3 di laga penutup fase grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 di Danyang, Sabtu (13/6), terasa mengejutkan karena Hillstate datang dengan modal bagus. Tim asuhan Kang Sung-hyung sebelumnya mencatat tiga kemenangan beruntun dan sempat terlihat sangat meyakinkan di awal turnamen.

Hillstate sempat tampil kuat sebelum bertemu Red Sparks

Sebelum menghadapi Red Sparks, Hillstate menang 3-1 atas Daegu City. Mereka lalu menundukkan Yangsan City Hall 3-1 dan GS Caltex 3-2, rangkaian hasil yang membuat kepercayaan diri tim meningkat.

Catatan itu juga diperkuat oleh rekor pertemuan musim lalu yang kerap memihak Hillstate saat berhadapan dengan Red Sparks. Karena itu, kekalahan di Danyang membuat hasil akhir terasa kontras dengan ekspektasi awal yang menempatkan Hillstate sebagai salah satu tim unggulan.

Meski kalah, Hillstate tetap melangkah ke semifinal. Mereka dijadwalkan bertemu IBK Altos pada Senin (15/6) dan masih punya peluang memperbaiki gambaran permainan sebelum persaingan sesungguhnya dimulai.

Megawati belum ikut, tetapi namanya tetap mencuat

Absennya Megawati Hangestri sebenarnya sudah diperkirakan sejak awal turnamen. Kang Sung-hyung tidak memasukkan Megawati dan outside hitter Jordan Wilson ke dalam daftar skuad karena ajang ini dikhususkan untuk pemain lokal Korea berstatus rookie atau pemain yang minim menit bermain musim lalu.

Hillstate hanya membawa 10 pemain ke turnamen tersebut. Komposisi itu menunjukkan fokus tim lebih diarahkan pada evaluasi pemain muda dan pelapis, bukan pada kekuatan penuh skuad utama.

Megawati sendiri dijadwalkan terbang ke Korea Selatan pada bulan Juli. Itu sebabnya, ia belum bisa membantu Hillstate saat menghadapi Red Sparks dalam laga yang kemudian ramai dibahas warganet.

Komentar penggemar ikut menambah ramai suasana

Kekalahan Hillstate membuat banyak penggemar kembali mengaitkan situasi itu dengan Megawati Hangestri. Sebagian volimania menilai performa Hillstate berbeda tanpa kehadiran pevoli Indonesia tersebut, apalagi saat tim itu berhadapan dengan mantan klub Megawati, Red Sparks.

Reaksi serupa muncul di kolom komentar media sosial setelah pertandingan usai. Sejumlah akun menyinggung absennya Megawati, termasuk komentar “Gk di mainin sih Mega,” dari akun @bhopiuchil dan dukungan lain dari @paharuddin648 yang menulis, “Kami jutaan penggemar Mega selalu mendukung Hyundai Hillstate.”

Sorotan itu juga muncul karena duel Hillstate kontra Red Sparks sempat dipandang berpotensi menjadi ajang reuni. Namun, reuni tersebut harus menunggu karena Megawati baru akan kembali ke Korea Selatan pada awal bulan Juli, sehingga belum bisa tampil bersama klub barunya dalam turnamen pra-musim ini.

Situasi tersebut membuat nama Megawati tetap berada di pusat perhatian meski belum menjalani debut bersama Hillstate. Di saat yang sama, hasil turnamen memperlihatkan Hillstate masih memiliki pekerjaan rumah sebelum kompetisi yang sebenarnya dimulai, terutama setelah kalah dari Red Sparks dalam laga yang menyedot perhatian besar publik voli Korea dan Indonesia.

Source: www.viva.co.id

Terkait