Herdman Genjot Fisik Timnas Indonesia di Bali, Finishing dan Mental Ikut Dipoles

Pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali tidak hanya soal mengumpulkan pemain, tetapi juga menguji siapa yang benar-benar siap menghadapi ASEAN Championship 2026. John Herdman langsung menempatkan kapasitas fisik sebagai fondasi utama, lalu menambahkan sentuhan di lini depan dan persiapan mental.

Langkah itu terasa penting karena 50 pemain yang ikut TC datang dengan kondisi yang tidak sama, terlebih sebagian besar baru melewati jeda kompetisi domestik yang cukup panjang. Dengan waktu persiapan yang terbatas, setiap sesi di Bali menjadi penentu sebelum tim pelatih menyusun daftar final.

Fisik Jadi Pondasi Utama

Selama hampir sepekan di Gianyar, Bali, Herdman membagi program latihan ke dalam beberapa fase dengan intensitas tinggi. Dari pantauan di lapangan, 22 pemain menjalani menu latihan fisik di bawah pengawasan langsung tim pelatih.

AspekDetail
Lokasi TCBali United Training Center, Sukawati, Gianyar
Jumlah pemain50 pemain mengikuti pemusatan latihan
Fokus utamaKapasitas fisik, finishing, area menyerang, dan mental pemain
Kelompok yang dipantau22 pemain menjalani latihan fisik langsung

Herdman menyebut tujuan utama tim pelatih adalah membangun kapasitas fisik para pemain agar mereka mampu tampil kompetitif sepanjang turnamen. Ia juga menegaskan bahwa kelompok yang ada akan melewati asesmen sebelum daftar final ditetapkan.

“Kami ingin membangun kapasitas fisik para pemain,” ujar John Herdman di sela sesi latihan di Bali United Training Center, Sukawati, sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat (10/7/2026).

Finishing dan Lini Depan Tak Ditinggalkan

Meski fisik menjadi titik tekan terbesar, tim pelatih tetap memberi porsi pada kerja sama tim, penyelesaian akhir, dan skema serangan. Herdman menilai tiga aspek itu penting agar Timnas Indonesia tidak hanya kuat berlari, tetapi juga efektif saat masuk ke area berbahaya lawan.

Aspek mental pun ikut masuk daftar perhatian karena tekanan turnamen internasional menuntut ketenangan pada momen-momen krusial. “Kami fokus ke finishing, area menyerang, dan mempersiapkan mental pemain,” tegas Herdman.

Dukungan fasilitas latihan di Bali diharapkan membantu pemain beradaptasi dengan strategi yang diinginkan tim pelatih. Dalam kondisi persiapan yang singkat, kualitas setiap sesi akan sangat menentukan siapa yang paling siap untuk masuk skuad final.

Seleksi Ketat Menjelang Turnamen

ASEAN Championship 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus dengan format kandang dan tandang. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.

Skuad Garuda akan memulai perjuangan dengan menjamu Kamboja pada 27 Juli, lalu melawan Vietnam pada 3 Agustus 2026. Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, telah ditetapkan sebagai kandang Timnas Indonesia untuk fase grup.

Di tengah agenda itu, proses seleksi tetap berjalan ketat karena 50 pemain yang masuk TC belum otomatis aman. Tim pelatih akan melakukan asesmen untuk menentukan kelompok yang paling siap secara fisik maupun teknis sebelum daftar final difinalisasi.

Dengan lawan-lawan yang sudah menunggu di fase grup, TC di Bali menjadi tahap penting untuk merapikan detail permainan. Hasilnya akan sangat menentukan seberapa siap Timnas Indonesia menghadapi turnamen yang tinggal menunggu waktu.

Source: www.suara.com
Terkait