Harry Styles Sebut Satu per Satu Nama One Direction, Penutup Wembley Jadi Sangat Emosional

Author: Cung Media

Harry Styles menutup 12 malam konser solonya di Stadion Wembley, London, dengan momen yang langsung mengubah suasana jadi emosional. Di hadapan sekitar 80.000 penonton, ia memberi penghormatan khusus kepada One Direction, grup yang dulu membesarkan namanya.

Pada malam penutup itu, Styles menegaskan bahwa perjalanan solonya tidak bisa dilepaskan dari empat rekannya di One Direction. Ia menyebut tidak akan berdiri di panggung tersebut tanpa pengalaman yang mereka jalani bersama.

Penghormatan yang Disambut Meriah

Styles berbicara langsung kepada penonton dan mengaitkan kesuksesan yang ia raih sekarang dengan awal kariernya bersama boy band asal Inggris itu. Ia mengatakan, “Aku tidak akan berada di panggung ini jika bukan karena empat temanku yang merupakan bagian besar dari perjalanan ini.”

Pernyataan itu disambut tepuk tangan meriah dari ribuan penggemar yang memadati Wembley. Dari sana, momen penghormatan itu berkembang menjadi bagian paling menyentuh dari seluruh konser penutup.

Styles lalu menyebut nama Niall Horan, Louis Tomlinson, Zayn Malik, dan Liam Payne satu per satu. Ia juga mengucapkan terima kasih atas malam-malam yang mereka bagi bersama, sekaligus pelajaran dan persahabatan yang ia dapatkan selama berada di One Direction.

“Aku ingin berterima kasih kepada Niall, Louis, Zayn, dan sahabatku Liam atas malam-malam ini dan semua yang telah kupelajari selama ini, persahabatan, semuanya. Semua ini tidak akan mungkin terjadi, aku tidak akan berada di sini tanpa kalian, terima kasih banyak,” kata Styles.

Liam Payne Membuat Momen Itu Makin Berat

Nama Liam Payne memberi lapisan emosi yang lebih dalam pada tribute tersebut. Payne meninggal dunia pada 2024 dalam usia 31 tahun setelah terjatuh dari balkon hotel di Buenos Aires, Argentina.

Karena itu, penyebutan nama Payne di Wembley terasa sangat berat bagi para penggemar yang menyaksikannya. Banyak penonton memandang penghormatan tersebut sebagai pengakuan atas ikatan panjang yang pernah menyatukan para personel One Direction.

Jejak One Direction di Karier Styles

One Direction terbentuk setelah kelima personelnya dipertemukan dalam ajang The X Factor pada 2010. Setelah debut, grup itu tumbuh cepat menjadi salah satu boy band paling sukses di dunia dan meraih basis penggemar global dalam waktu singkat.

Kelompok tersebut kemudian memasuki masa vakum tanpa batas waktu pada 2016. Sejak saat itu, para personelnya menempuh jalur masing-masing, termasuk Harry Styles yang melanjutkan karier solo di dunia musik.

Penutup Tur di Wembley

Konser di Wembley sekaligus menjadi akhir residensi 12 malam Styles di stadion ikonik itu dalam rangka tur Together, Together. Tur tersebut digelar untuk mempromosikan album terbarunya, Kiss All the Time. Disco, Occasionally.

Sepanjang rangkaian pertunjukan, Styles disebut mendapat sambutan positif dari penggemar maupun kritikus musik. Namun, penghormatan kepada One Direction di malam penutup menjadi momen yang paling banyak dibicarakan karena menegaskan kembali hubungan emosional antara perjalanan solonya dan sejarah bersama grup yang pernah melambungkan namanya.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru