Harga Sawit Menguat di Musi Rawas, Petani Mulai Serius Rawat Kebun Lagi

Kenaikan harga tandan buah segar kelapa sawit di Musi Rawas membuat banyak petani kembali serius merawat kebun mereka. Saat pendapatan dinilai lebih menjanjikan, biaya pemeliharaan yang sempat ditekan mulai kembali diprioritaskan.

Perubahan itu terasa langsung di tingkat kebun karena harga di pabrik ikut mendorong harga beli di tingkat petani. Di tengah pasar yang bergerak setiap pekan, sinyal penguatan harga memberi ruang bagi petani untuk mengatur ulang perawatan tanaman.

Harga di tingkat petani ikut menyesuaikan kualitas buah

Seorang pengepul sawit di Kecamatan Tugumulyo, Umar, menyebut harga pembelian saat ini mencapai Rp2.750 per kilogram. Ia menambahkan bahwa harga tetap mengikuti kualitas buah yang masuk ke pengepul.

Untuk buah kategori grade B, harga pembeliannya berada di sekitar Rp1.500 per kilogram. Perbedaan kelas ini ikut menentukan hasil akhir yang diterima petani saat panen.

KategoriHargaKeterangan
Harga pembelian umumRp2.750 per kilogramDi tingkat pengepul
Grade BRp1.500 per kilogramHarga menyesuaikan kualitas buah

Umar menilai kenaikan harga bulan ini ikut mengangkat semangat petani. Menurut dia, para petani kembali terdorong untuk merawat kebun karena harga yang diterima dianggap cukup baik.

Dampaknya penting bagi Musi Rawas karena perawatan kebun berpengaruh besar terhadap produktivitas jangka panjang. Saat harga membaik, pemupukan, pembersihan kebun, dan pengelolaan tanaman biasanya kembali diprioritaskan.

Penetapan harga provinsi juga bergerak naik

Di tingkat Sumatera Selatan, Tim Penetapan Harga TBS menetapkan harga periode II Juni 2026 untuk sejumlah kelompok usia tanaman. Untuk sawit berusia 10–20 tahun, harga TBS ditetapkan Rp3.723,87 per kilogram.

Usia TanamanHarga TBS
3 tahunRp3.139 per kilogram
4 tahunRp3.236 per kilogram
5 tahunRp3.380 per kilogram
6 tahunRp3.420 per kilogram
7 tahunRp3.419 per kilogram
8 tahunRp3.534 per kilogram
9 tahunRp3.601 per kilogram
10–20 tahunRp3.723,87 per kilogram

Untuk kelompok tanaman yang lebih tua, harga juga masih bergerak di atas Rp3.000 per kilogram. Usia 21 tahun ditetapkan Rp3.712 per kilogram, lalu usia 22 tahun Rp3.718 per kilogram, usia 23 tahun Rp3.692 per kilogram, dan usia 24 tahun Rp3.587 per kilogram.

Berikutnya, harga untuk usia 25 tahun tercatat Rp3.598 per kilogram, usia 26 tahun Rp3.533 per kilogram, usia 27 tahun Rp3.479 per kilogram, usia 28 tahun Rp3.418 per kilogram, usia 29 tahun Rp3.351 per kilogram, dan usia 30 tahun Rp3.280 per kilogram.

Produk turunan sawit ikut ditetapkan

Penetapan harga di Sumatera Selatan juga mencakup produk turunan sawit lain. Harga crude palm oil ditetapkan Rp14.946 per kilogram, harga inti sawit Rp12.225 per kilogram, dan harga cangkang Rp17,61 per kilogram, dengan indeks K sebesar 93 persen.

Bagi petani, penguatan harga bukan hanya soal angka di pasar, tetapi juga sinyal agar kebun kembali dikelola lebih serius. Selama harga bertahan di level yang menguntungkan, perawatan sawit di Musi Rawas diperkirakan tetap berjalan lebih intensif.

Terkait