Harga Perak Antam Turun Lagi, Dunia Justru Menguat dan Investor Mulai Waswas

Harga perak Antam kembali terkoreksi di pasar domestik, tetapi arah harga di pasar global justru bergerak naik. Kombinasi ini membuat investor waswas karena sinyal yang muncul dari dalam negeri dan luar negeri tidak sedang sejalan.

Pada Selasa, 2 Juni 2026, harga perak murni Antam turun Rp300 menjadi Rp49.650 per gram. Di saat yang sama, harga perak dunia justru menguat sekitar 1,17% ke level US$75,73 per troy ons.

Harga perak Antam hari ini turun di dalam negeri

Berdasarkan data Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk, perak murni 1 gram kini berada di level Rp49.650. Untuk ukuran 250 gram, harganya tercatat Rp12.812.500, sedangkan versi dengan PPN 11% mencapai Rp14.221.875.

Pada ukuran 500 gram, perak murni dibanderol Rp24.825.000. Jika ditambah PPN 11%, nilainya menjadi Rp27.555.750.

Produk Perak Antam Heritage juga ikut terpantau. Varian 31,1 gram berada di level Rp2.091.921, sedangkan ukuran 186,6 gram dibanderol Rp11.429.986 dan menjadi Rp12.687.284 jika sudah termasuk PPN 11%.

Dunia menguat saat harga lokal melemah

Arah yang berlawanan ini menarik perhatian pasar. Harga perak global sempat bergerak di kisaran US$75,6 per ons sebelum naik ke US$75,73 per troy ons.

Pola tersebut menunjukkan pasar perak masih sangat dinamis dan sensitif terhadap faktor eksternal. Kenaikan harga dunia juga tidak selalu langsung tercermin penuh di pasar lokal.

Perbedaan arah antara harga domestik dan global biasanya dipengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, biaya distribusi, dan kebijakan harga produsen logam mulia di dalam negeri. Karena itu, pelemahan di pasar domestik tidak otomatis berarti pelemahan yang sama terjadi di pasar internasional.

Mengapa perak makin dilirik investor

Di tengah harga emas yang tinggi sepanjang 2026, sebagian investor mulai melirik perak sebagai alternatif yang lebih terjangkau. Harga yang lebih rendah membuat logam ini lebih mudah diakses, terutama bagi investor pemula.

Perak juga punya nilai industri yang kuat. Logam ini dipakai dalam elektronik, panel surya, kendaraan listrik, hingga industri kesehatan.

Permintaan industri yang terus meningkat bisa menjadi penopang harga perak dalam jangka panjang. Namun, perak dikenal lebih volatil dibandingkan emas sehingga pergerakannya bisa lebih tajam.

Prospek masih ditentukan banyak faktor

Analis pasar menilai arah perak sepanjang 2026 masih akan dipengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral global, kondisi ekonomi dunia, serta perkembangan sektor manufaktur dan energi terbarukan. Faktor-faktor itu akan menentukan apakah perak punya ruang kenaikan lanjutan atau justru masih bergerak liar dalam jangka pendek.

Jika permintaan industri terus naik dan tekanan terhadap dolar AS mereda, harga perak berpotensi kembali menguat pada semester kedua tahun ini. Meski begitu, investor diperkirakan masih akan menghadapi fluktuasi yang tinggi dalam waktu dekat.

Dalam situasi seperti ini, pemantauan harga secara berkala menjadi penting sebelum membeli atau menjual perak. Untuk pembeli ritel maupun kolektor, Perak Heritage tetap punya daya tarik tambahan karena desain khusus dan kemasan eksklusif yang membedakannya dari perak batangan reguler.

Terkait