Pengguna Apple di Indonesia akan menghadapi biaya baru untuk berlangganan iCloud+ mulai 21 Juli 2026. Kenaikan paling tajam terjadi pada paket 12 TB, dengan tambahan tarif mencapai Rp200.000 setiap bulan.
Di tengah kenaikan tersebut, paket 50 GB menjadi satu-satunya pilihan yang tidak berubah harga. Paket ini tetap dibanderol Rp15.000 per bulan dan bisa menjadi opsi bagi pengguna dengan kebutuhan penyimpanan yang belum besar.
Daftar Tarif iCloud+ yang Baru
Seluruh paket iCloud+ di atas kapasitas 50 GB mengalami penyesuaian biaya bulanan. Medcom.id yang mengutip MacRumors melaporkan kenaikan dimulai dari Rp10.000 untuk paket 200 GB hingga Rp200.000 pada paket 12 TB.
| Paket iCloud+ | Harga Sebelumnya | Harga Baru per Bulan |
|---|---|---|
| 50 GB | Rp15.000 | Rp15.000 |
| 200 GB | Rp49.000 | Rp59.000 |
| 2 TB | Rp169.000 | Rp199.000 |
| 6 TB | Rp499.000 | Rp599.000 |
| 12 TB | Rp999.000 | Rp1.199.000 |
Paket 200 GB kini berharga Rp59.000 per bulan, dari sebelumnya Rp49.000. Sementara paket 2 TB naik Rp30.000 menjadi Rp199.000 per bulan.
Pengguna kapasitas besar akan merasakan dampak biaya yang lebih tinggi. Tarif 6 TB berubah dari Rp499.000 menjadi Rp599.000 per bulan, sedangkan paket 12 TB kini mencapai Rp1.199.000 per bulan.
Belum Ada Penjelasan Resmi Apple
Apple belum menjelaskan alasan resmi di balik penyesuaian harga iCloud+ di Indonesia maupun negara lain yang mengalami perubahan serupa. Sejumlah laporan mengaitkan perubahan tarif layanan digital dengan pergerakan nilai tukar mata uang lokal terhadap dolar AS.
Rupiah disebut melemah terhadap dolar AS dalam setahun terakhir. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi harga layanan yang memakai acuan mata uang asing, meski kaitannya dengan tarif baru ini belum dikonfirmasi Apple.
Fungsi iCloud+ bagi Pengguna Apple
iCloud+ merupakan layanan berlangganan Apple yang menambah ruang penyimpanan di luar kuota gratis 5 GB pada setiap Apple Account. Layanan ini dapat dipakai untuk menyimpan foto, video, dokumen, data aplikasi, serta cadangan iPhone dan iPad.
Data di iCloud+ dapat tersinkronisasi otomatis pada perangkat Apple yang menggunakan akun yang sama. Kemampuan ini penting bagi pengguna yang mengandalkan backup rutin atau memakai lebih dari satu perangkat.
Selain kapasitas penyimpanan, iCloud+ menyediakan Hide My Email untuk membuat alamat email acak tanpa membagikan alamat utama. Layanan ini juga memiliki iCloud Private Relay yang membantu meningkatkan privasi saat menjelajah menggunakan Safari dengan menyembunyikan alamat IP pengguna.
iCloud+ turut mendukung HomeKit Secure Video untuk menyimpan rekaman dari kamera keamanan yang kompatibel. Kapasitas langganan juga dapat dibagikan lewat Family Sharing tanpa mencampurkan data pribadi setiap anggota keluarga.
Paket Mana yang Masih Masuk Akal?
Paket 50 GB cocok bagi pengguna yang hanya memerlukan tambahan ruang dalam jumlah kecil dan tidak menyimpan banyak cadangan perangkat. Harga yang tetap menjadikannya pilihan berbayar paling terjangkau setelah penyesuaian tarif berlaku.
Paket 200 GB dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan foto, video, dan pencadangan yang mulai bertambah. Sementara itu, paket 2 TB lebih relevan bagi pengguna yang menyimpan banyak media beresolusi tinggi atau mencadangkan beberapa perangkat.
Paket 6 TB dan 12 TB ditujukan untuk kebutuhan penyimpanan yang jauh lebih besar. Pengguna pada kelas kapasitas ini perlu menghitung kembali biaya bulanan karena kenaikan nominalnya paling terasa.
Pemilik perangkat Apple yang kuota gratis 5 GB-nya masih mencukupi tidak harus langsung mengambil paket berlangganan. Namun, bagi pengguna yang bergantung pada backup otomatis dan sinkronisasi lintas perangkat, iCloud+ tetap menjadi layanan penting meski biaya bulanannya bertambah.







