Harga emas Antam kembali bertahan di level Rp2.651.000 per gram, membuat pasar logam mulia masih bergerak di kisaran Rp2,6 jutaan. Di saat harga jual belum bergeser, harga buyback justru naik ke Rp2.429.000 per gram.
Pergerakan yang berbeda arah ini penting bagi pembeli maupun pemilik emas yang mempertimbangkan menjual batangan ke PT Antam Tbk. Data yang dipantau dari laman Logam Mulia di Jakarta pada pukul 08.55 WIB menunjukkan pasar sedang tenang, tetapi tetap menyimpan peluang bagi pemegang emas yang ingin melepas asetnya.
Rincian Harga Emas Antam per Pecahan
| Pecahan | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.375.500 | Harga jual |
| 1 gram | Rp2.651.000 | Harga jual |
| 2 gram | Rp5.242.000 | Harga jual |
| 3 gram | Rp7.838.000 | Harga jual |
| 5 gram | Rp13.030.000 | Harga jual |
| 10 gram | Rp26.005.000 | Harga jual |
| 25 gram | Rp64.887.000 | Harga jual |
| 50 gram | Rp129.695.000 | Harga jual |
| 100 gram | Rp259.312.000 | Harga jual |
| 250 gram | Rp648.015.000 | Harga jual |
| 500 gram | Rp1.295.820.000 | Harga jual |
| 1.000 gram | Rp2.591.600.000 | Harga jual |
Daftar pecahan menunjukkan harga emas Antam masih rapat di sekitar kisaran besar yang sama, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Selisih nominal antarukuran tetap mengikuti bobot masing-masing pecahan, dengan harga terbesar berada di level Rp2.591.600.000 untuk 1.000 gram.
Pajak yang Perlu Diperhatikan Saat Transaksi
Transaksi emas batangan tidak hanya soal harga hari ini, tetapi juga pajak yang melekat pada pembelian dan penjualan kembali. Mengacu pada PMK No. 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.
Setiap pembelian emas batangan juga disertai bukti potong PPh 22. Untuk penjualan kembali ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, buyback dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.
Pajak penjualan kembali itu dipotong langsung dari total nilai buyback, sehingga nilai bersih yang diterima bisa berbeda dari angka yang tertera di laman harga. Karena harga emas sewaktu-waktu bisa berubah, pembeli dan penjual kembali biasanya perlu mencermati dua hal sekaligus, yakni level harga dan beban pajaknya.
Source: jatim.antaranews.com






