Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali meningkat dan membuat kawasan di sekitarnya harus lebih waspada. Nelayan, wisatawan, dan warga pesisir diminta tidak mendekati zona bahaya yang sudah ditetapkan.
Peringatan ini bukan tanpa alasan, karena pengamatan visual dan rekaman kegempaan menunjukkan gunung api tersebut masih aktif. Kondisi itu menandakan proses vulkanik di tubuh gunung belum mereda.
Pemantauan berjalan 24 jam
Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Suwarno, mengatakan pemantauan dilakukan selama 24 jam penuh. Langkah itu dipakai untuk membaca perubahan aktivitas gunung secara terus-menerus dan menjadi dasar mitigasi sejak dini.
Menurut hasil pengamatan, aktivitas kegempaan dan embusan masih terekam oleh alat pemantau. Temuan itu memperkuat penilaian bahwa Gunung Anak Krakatau belum menunjukkan tanda-tanda benar-benar tenang.
Status masih Level II Waspada
Gunung Anak Krakatau saat ini masih berstatus Level II atau Waspada. Pada level ini, masyarakat diminta menjaga jarak aman dan tidak mendekati kawah dalam radius dua kilometer.
Imbauan itu terutama ditujukan kepada nelayan dan wisatawan yang beraktivitas di sekitar perairan Selat Sunda. Mereka juga diminta memeriksa informasi terbaru tentang aktivitas gunung dan kondisi cuaca sebelum melaut.
Kewaspadaan terhadap informasi yang belum terverifikasi juga menjadi bagian penting dari situasi ini. Warga diminta mengacu pada keterangan lembaga berwenang agar tidak salah mengambil langkah saat kondisi gunung berubah.
Warga pesisir diminta tetap siaga
Posisi Gunung Anak Krakatau yang berdekatan dengan jalur aktivitas nelayan dan wisata bahari membuat pembatasan akses menjadi penting. Dengan aktivitas vulkanik yang masih tinggi, wilayah sekitar tetap membutuhkan perhatian ekstra dari masyarakat pesisir.
Nelayan disarankan menunda atau menyesuaikan keputusan melaut berdasarkan informasi resmi sebelum memasuki perairan sekitar. Pemantauan berkelanjutan diharapkan dapat membantu mengenali potensi risiko lebih cepat sehingga keselamatan masyarakat tetap terjaga.
