Gran Max Jadi Penopang Daihatsu, Inden Minibus Dan Blind Van Tembus 2 Bulan

Daihatsu Gran Max kembali menunjukkan perannya sebagai penopang utama penjualan Daihatsu. Pada Maret, model niaga ringan ini mencatat 4.128 unit terjual dan Gran Max Pickup menjadi penyumbang terbesar dengan 2.919 unit.

Tingginya permintaan ikut membuat antrean pemesanan mengular. Untuk Gran Max Minibus dan Blind Van, waktu tunggu disebut mencapai dua bulan, sedangkan varian Pickup sekitar satu bulan.

Gran Max masih jadi andalan di kendaraan niaga

Capaian tersebut menegaskan bahwa Gran Max masih memiliki posisi kuat di segmen kendaraan komersial ringan. Di tengah pasar yang bergerak naik turun, model ini tetap mampu menjaga volume penjualan di atas 4 ribu unit dalam sebulan.

Gran Max Pickup bahkan disebut menguasai 58 persen pangsa pasar. Angka itu diperkuat oleh catatan penjualan tahunan yang mencapai 43 ribu unit, sebuah sinyal bahwa kebutuhan konsumen terhadap kendaraan usaha ini masih sangat besar.

Permintaan tinggi memanjang ke inden

Lonjakan permintaan tidak hanya terlihat dari angka penjualan, tetapi juga dari ketersediaan unit di jaringan penjualan. Varian Minibus dan Blind Van menjadi yang paling terdampak karena pemesanan harus menunggu hingga dua bulan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar untuk Gran Max masih sangat aktif, terutama dari konsumen yang membutuhkan kendaraan siap kerja. Sementara itu, varian Pickup memiliki waktu tunggu lebih singkat, yakni sekitar satu bulan, sehingga relatif lebih cepat tersedia untuk pelaku usaha.

Masih unggul di tengah persaingan ketat

Gran Max juga tetap mampu bersaing dengan rival di kelasnya seperti Suzuki Carry dan Mitsubishi L300. Meski penjualan bulan Maret secara umum mengalami penurunan, hasil yang dicatat Gran Max masih tergolong kuat untuk kategori mobil niaga ringan.

Posisi itu membuat Gran Max tetap penting bagi Daihatsu, terutama saat pasar kendaraan komersial menjadi salah satu penopang yang lebih stabil dibanding segmen mobil penumpang. Dalam situasi seperti ini, konsistensi model niaga ringan punya nilai besar bagi performa merek.

Semi-commercial Daihatsu ikut terdorong

Di luar Gran Max Pickup, kontribusi Gran Max Minibus dan Blind Van juga besar di pasar mobil semi-commercial. Berdasarkan data yang disebutkan, kedua model itu mencatat 18 ribu unit dengan pangsa 92 persen pada periode yang sama.

Angka ini memperlihatkan bahwa lini Gran Max memegang peran dominan di segmen tersebut. Kombinasi Pickup, Minibus, dan Blind Van membuat Daihatsu tetap punya fondasi kuat di pasar kendaraan usaha yang menuntut efisiensi dan ketersediaan cepat.

Model lain membantu, tetapi belum menyalip Gran Max

Daihatsu memang masih mendapat dukungan dari beberapa model lain seperti Sigra, Terios, Xenia, Rocky, dan lini lainnya. Namun, tidak ada model yang mampu menandingi kontribusi Gran Max yang menembus lebih dari 4 ribu unit dalam sebulan.

Sejumlah model penumpang masih memberi hasil positif, termasuk Rocky Hybrid yang disebut tetap banyak dicari. Meski begitu, tren tersebut belum menggeser peran Gran Max sebagai penyumbang utama penjualan di sisi kendaraan niaga ringan.

Permintaan yang konsisten, pangsa pasar besar, dan inden yang masih panjang menunjukkan Gran Max belum kehilangan daya tariknya. Selama kebutuhan kendaraan usaha tetap tinggi, model ini masih akan menjadi salah satu tumpuan terpenting Daihatsu di pasar nasional.

Terkait