Italia U-19 harus menerima akhir pahit di Kejuaraan Eropa setelah kalah 0-1 dari Ukraina U-19. Gol tunggal Olychenko pada menit ke-30 menjadi pembeda sekaligus menutup peluang Italia untuk melaju lebih jauh.
Hasil ini terasa berat karena Italia datang dengan harapan menjaga langkah di turnamen. Namun Ukraina tampil efisien, menjaga keunggulan, dan tidak memberi ruang bagi Italia untuk membalas hingga laga selesai.
Ukraina Lebih Efektif di Momen Penentu
Ukraina U-19 turun dengan skema 4-2-3-1 di bawah arahan Mykhailenko. Popov mengisi lini depan, sementara Olychenko menjadi pemain paling menentukan lewat gol yang ia cetak pada babak pertama.
Di sisi lain, Italia U-19 memakai formasi 4-3-3 dengan Bollini sebagai pelatih. Pessina berdiri di bawah mistar, lalu Nardin, Natali, Verde, dan Marello mengawal lini belakang.
Italia Sudah Mencoba, Tetapi Gol Tak Datang
Lini tengah Italia diisi Wiafe, Sala, dan Mantini untuk menjaga aliran bola dan membantu serangan. Di depan, Coletta, Iddrissou, dan Elimoghale menjadi tumpuan untuk mencari gol balasan yang akhirnya tak kunjung hadir.
Italia juga melakukan perubahan pada babak kedua dan menjelang akhir laga untuk mengubah jalannya pertandingan. Mantini diganti Mosconi, Elimoghale digantikan Arena, sementara Nardin dan Coletta baru ditarik keluar pada menit-menit akhir.
| Tim | Formasi | Pelatih | Hasil |
|---|---|---|---|
| Ukraina U-19 | 4-2-3-1 | Mykhailenko | Menang 1-0 |
| Italia U-19 | 4-3-3 | Bollini | Kalah 0-1 |
Ukraina juga menjaga ritme permainan lewat sejumlah pergantian pemain. Plish, Hubenko, dan Liusin ditarik keluar pada babak kedua, lalu digantikan Ignatkov, Glyut, dan Kaliuzhnyi.
Pertandingan dipimpin wasit Csonka dan berjalan tanpa kartu merah. Ada tiga kartu kuning dalam laga ini, masing-masing untuk Sherstyuk dan Lyusin dari Ukraina, serta Coletta dari Italia.
Source: www.goal.com






