God of War Laufey Geser Kratos, 6 Detail yang Mengubah Arah Seri Ini

Author: Cung Media

God of War bergerak ke arah yang jauh lebih berani lewat proyek terbaru yang menempatkan Laufey atau Faye sebagai pusat cerita. Sosok yang selama ini dikenal sebagai istri Kratos itu kini justru menjadi tokoh utama, sehingga arah narasi seri ini terasa berubah sejak awal.

Perubahan tersebut bukan hanya soal pergantian karakter. Game ini juga tampak ingin membongkar sisi emosional Faye setelah kematiannya, sambil membuka ruang cerita yang lebih luas daripada konflik yang selama ini melekat pada Kratos.

Laufey yang selama ini hanya jadi bayangan, kini jadi pusat cerita

Laufey bukan karakter biasa dalam semesta God of War. Di balik hidupnya yang tampak sederhana di Midgard, ia ternyata adalah Jötunn dari Jötunheim sekaligus pahlawan legendaris yang dikenal berani melawan Odin dan para Aesir.

Ia pertama kali hadir secara emosional di God of War (2018), saat Kratos dan Atreus menjalankan wasiat terakhir untuk menyebarkan abunya di Jötunheim. Dalam God of War Ragnarök, Faye akhirnya muncul langsung lewat mimpi Kratos dan diperankan Deborah Ann Woll.

Everywhen menjadi ruang baru yang tak biasa

God of War Laufey membawa pemain ke Everywhen, sebuah alam setelah kematian yang bukan sekadar dunia bawah. Tempat ini digambarkan sebagai dimensi kosmik tempat semua sihir bermula dan pada akhirnya kembali.

Dari trailer dan blog resmi PlayStation, Everywhen terlihat menjadi titik temu banyak dewa dan makhluk dari mitologi berbeda. Kondisi itu membuat relasi antar karakter tidak selalu harmonis dan membuka peluang konflik yang jauh lebih luas.

Peluang kembalinya para dewa lama ikut terbuka

Konsep Everywhen juga memunculkan kemungkinan hadirnya kembali dewa-dewa yang sebelumnya sudah dikalahkan Kratos. Zeus, Hades, dan Ares disebut berpotensi muncul lagi, sehingga game ini bisa menjawab pertanyaan lama tentang ke mana para dewa pergi setelah mati.

Jika itu benar terjadi, arah cerita God of War akan bergeser dari pertarungan tunggal menjadi pertemuan banyak kekuatan besar dari ruang dan mitologi yang berbeda.

Ditemani Phranque dan Rue

Laufey tidak menjelajahi Everywhen sendirian. Trailer perdana menampilkan dua pendamping unik, Phranque dan Rue, yang langsung menarik perhatian karena desainnya sangat tidak biasa.

Phranque digambarkan sebagai kubus gelatin hidup yang cerdas dan humoris, dengan Jack Quaid sebagai pengisi suara. Rue adalah entitas seperti pita ajaib yang terikat pada pedang Laufey dan disuarakan Perlina Lau.

Kehadiran keduanya memunculkan banyak teori dari pemain. Salah satu yang paling ramai adalah dugaan bahwa Phranque bisa berkembang menjadi sosok mitologi penting di sepanjang cerita.

Gaya bertarung Laufey terasa lebih lincah

Cuplikan gameplay menunjukkan bahwa Laufey bukan versi lain dari Kratos. Gaya bertarungnya lebih lincah dan artistik, dengan kombinasi serangan pedang dari darat ke udara serta sihir misterius di tangan kirinya.

Ia juga bisa melempar musuh ke udara dan menghindar dengan cepat. Rue membantu memperluas jangkauan serangan dan menarik musuh, sementara Phranque dapat mengganggu lawan, termasuk musuh bos.

Satu hal yang mencuri perhatian, sihir Laufey bereaksi terhadap Everywhen. Itu memberi sinyal bahwa kemampuannya kemungkinan akan terus berkembang selama permainan berlangsung.

Mitologi berbeda mulai dipertemukan

Santa Monica Studio tampaknya tidak lagi membatasi cerita pada satu mitologi saja. Trailer perdana God of War Laufey memperlihatkan pertemuan tokoh dari mitologi berbeda dalam satu ruang cerita.

Begtse, dewa perang dari mitologi Tibet/Mongolia, hadir sebagai musuh bos awal dengan aura mengintimidasi. Sekhmet, dewi perang dan kehancuran dari mitologi Mesir, juga muncul dengan kekuatan matahari yang mematikan.

Kehadiran mereka mempertegas bahwa game ini bergerak menuju skala konflik yang lebih besar daripada seri sebelumnya. Hingga sekarang, Santa Monica Studio dan PlayStation juga belum mengumumkan tanggal rilis resminya.

Namun, jurnalis Bloomberg Jason Schreier menyebut game ini sudah lama dikembangkan dan kemungkinan tidak terlalu jauh dari tahap selesai. Karena kaitannya dengan Ragnarök yang rilis pada 2022, banyak pemain menebak God of War Laufey akan meluncur sekitar 2027.

Source: www.idntimes.com
Terbaru