Gen Z Mulai Tinggalkan TWS, Earphone Kabel Ternyata Lebih Murah dan Suaranya Lebih Nendang

Author: Cung Media

Earphone kabel kembali naik daun di tengah dominasi TWS, dan tren ini justru menarik perhatian Gen Z yang selama ini identik dengan perangkat nirkabel. Bagi banyak pengguna, pilihan lama yang sempat dianggap ketinggalan zaman itu kini terasa lebih masuk akal karena murah, praktis, dan punya kualitas suara yang stabil.

Kenaikan minat tersebut juga memberi semacam validasi bagi pengguna yang sejak lama setia pada earphone kabel. Di saat TWS sempat dipandang sebagai simbol kenyamanan dan teknologi modern, perangkat berkabel justru kembali dipilih karena menawarkan hal-hal dasar yang sering paling dicari.

Harga dan suara jadi alasan utama

Salah satu alasan paling kuat adalah soal harga. Earphone kabel umumnya jauh lebih terjangkau, sehingga menjadi opsi yang lebih mudah dijangkau tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Selain itu, banyak pengguna menilai kualitas suaranya lebih baik. Audio pada earphone kabel tidak perlu dikompres melalui sinyal Bluetooth, sehingga pengalaman mendengar terasa lebih stabil dan minim jeda.

Perbedaan latensi ini juga penting untuk aktivitas harian. Saat dipakai mendengarkan musik, menonton video, atau aktivitas lain yang butuh sinkronisasi presisi, earphone kabel sering dianggap lebih nyaman.

Tanpa baterai, tanpa repot isi daya

Keunggulan lain yang membuat earphone kabel kembali dilirik adalah tidak adanya baterai. Perangkat ini bisa langsung dipakai kapan saja tanpa perlu diisi daya lebih dulu.

Hal itu membuat pengguna tidak perlu membawa casing pengisian atau memikirkan jadwal charging seperti pada TWS. Dalam rutinitas yang serba cepat, kesederhanaan ini menjadi nilai plus yang sulit diabaikan.

Secara teknis, perangkat berkabel juga disebut lebih ramah lingkungan karena tidak membutuhkan baterai. Bagi sebagian orang, alasan ini ikut memperkuat citra earphone kabel sebagai pilihan yang lebih simpel dan minim perangkat tambahan.

Gen Z mencoba, milenial merasa sudah lebih dulu paham

Fenomena ini juga memperlihatkan perubahan selera antargenerasi. Gen Z tumbuh di masa ketika smartphone dan TWS sudah sangat umum, sehingga tidak semua dari mereka sempat mengalami era saat earphone kabel menjadi pilihan utama.

Ketika tren kabel kembali menguat, sebagian Gen Z seperti baru menemukan kelebihan yang sejak lama sudah akrab bagi pengguna yang lebih dulu melewati masa itu. Bagi milenial, preferensi terhadap kabel memang bukan hal baru.

Komentar warganet ikut memperkuat kesan tersebut. Ada yang menyebut milenial memang sudah lebih suka memakai kabel sejak dulu, dan tren sekarang membuat pilihan itu terlihat relevan lagi.

Meski begitu, TWS tidak lantas kehilangan tempat. Perangkat nirkabel tetap punya daya tarik sendiri karena bebas kabel dan lebih fleksibel untuk mobilitas tinggi.

Soal keamanan, yang berisiko justru cara pakainya

Di tengah perdebatan soal kabel dan nirkabel, kekhawatiran tentang radiasi TWS juga ikut muncul. Kekhawatiran itu biasanya terkait penggunaan Bluetooth yang menempel dekat telinga dalam durasi lama.

Namun dokter menyebut belum ada bukti kuat bahwa earphone Bluetooth lebih berbahaya dibanding earphone kabel. Sinyal dan radiasi pada perangkat tersebut disebut berenergi rendah.

Dengan begitu, risiko umum dari keduanya dinilai setara. Yang lebih perlu diperhatikan justru kebiasaan penggunaan, bukan sekadar jenis koneksinya.

Risiko utama muncul jika volume dipasang terlalu tinggi dan dipakai terlalu lama. Pola penggunaan seperti ini bisa memengaruhi pendengaran, baik pada TWS maupun earphone kabel.

Pada akhirnya, pilihan antara keduanya kembali ke kebutuhan masing-masing pengguna. Sebagian tetap memilih kebebasan bergerak, sementara yang lain lebih mengutamakan suara stabil, harga yang lebih ramah, dan kemudahan pakai tanpa perlu mengisi daya.

Di tengah arus perangkat serba nirkabel, earphone kabel rupanya belum kehilangan tempat. Bagi banyak orang, termasuk sebagian Gen Z yang mulai melirik lagi, perangkat sederhana ini justru menawarkan tiga hal yang paling dicari: suara enak, harga masuk akal, dan siap dipakai kapan saja.

Terbaru