Jumlah korban tewas akibat gempa beruntun yang mengguncang Venezuela terus bertambah dan kini mencapai 3.342 orang. Di saat yang sama, jumlah korban luka melonjak menjadi 16.740 orang, menunjukkan dampak bencana masih sangat besar bagi warga di wilayah terdampak.
Rangkaian gempa itu juga memicu kerusakan sosial yang luas. Otoritas Venezuela melaporkan 17.345 warga kehilangan rumah dan harus ditampung di 79 kamp sementara, sementara 6.462 orang berhasil diselamatkan setelah dua gempa susulan kuat pada 24 Juni.
Upaya penyelamatan masih berlangsung
Ketua Parlemen Venezuela Jorge Rodríguez mengatakan lebih dari 4.000 pekerja penyelamat masih bertugas di lapangan. Pemerintah juga disebut terus mendampingi keluarga terdampak dan mengawasi kamp sementara di Los Caracas, sambil menyiapkan ruang yang lebih layak untuk anak-anak yang terdampak gempa.
Sampai saat ini, tercatat 995 gempa susulan terjadi setelah bencana utama. Banyaknya gempa lanjutan membuat proses pemulihan berjalan lambat dan memperpanjang tekanan bagi warga yang masih tinggal di tempat pengungsian.
Bantuan pangan diperluas di wilayah paling parah
Program Pangan Dunia PBB memperluas bantuan makanan, terutama di wilayah La Guaira yang paling parah terdampak. Sejak respons bantuan dimulai, sekitar 5.000 orang telah menerima bantuan pangan.
Di Vatikan, Paus Leo XIV juga mengenang para korban gempa Venezuela seusai doa Angelus pada hari Minggu. Ia menyampaikan doa bagi para korban dan seluruh rakyat Venezuela, serta berharap Tuhan memberi kekuatan di tengah masa sulit yang mereka hadapi.
