Laptop Tipis Rasa MacBook Air, Tapi Layarnya Justru Lebih Memukau

Geekom GeekBook X14 Pro mencoba mengambil posisi yang sulit: setipis dan seringan laptop premium, tetapi tetap membawa performa yang cukup serius untuk kerja kreatif. Bobotnya hanya 1,0 kg dengan ketebalan 5,8 mm, namun di dalamnya ada Intel Core Ultra, RAM 32GB, dan SSD 1TB.

Yang paling menonjol justru bukan sekadar bodinya, melainkan layarnya. Di kelas laptop tipis, panel sering menjadi area kompromi, tetapi X14 Pro hadir dengan OLED 14 inci beresolusi 2880 x 1800, refresh rate 120Hz, dan klaim cakupan 100% DCI-P3.

KonfigurasiProsesorMemori dan PenyimpananCatatan
Varian DasarIntel Core Ultra 5 125H32GB RAM, SSD 1TB14 core, hingga 4,5 GHz
Varian TertinggiIntel Core Ultra 9 185H32GB RAM, SSD 1TBTambah 2 core, hingga 5,1 GHz

Geekom menyiapkan dua konfigurasi prosesor, tetapi basis spesifikasinya tetap sama. Varian dasar memakai Intel Core Ultra 5 125H dengan 14 core dan kecepatan hingga 4,5 GHz, sedangkan model tertinggi memakai Core Ultra 9 185H dengan dua core tambahan dan kecepatan hingga 5,1 GHz.

Pada unit uji, model yang dipakai menggunakan Core Ultra 9 185H, grafis Intel Arc, RAM LPDDR5x 32GB, dan penyimpanan M.2 NVMe 4.0 1TB. Laptop ini juga menyediakan dua port USB4 Type-C 40Gbps dengan Power Delivery, satu HDMI, dan satu jack audio 3,5 mm.

Layar OLED yang tidak terlihat seperti kompromi

Hasil pengujian warna memperkuat daya tarik panel tersebut. Cakupan DCI-P3 tercatat 100%, AdobeRGB mencapai 95%, dan akurasi warnanya dinilai sangat tinggi dengan Delta-E 0,48.

Uniformitas warna dan luminance juga disebut sangat baik. Kondisinya tetap solid pada 100% brightness dan makin baik saat brightness diturunkan ke 67%, sesuatu yang jarang menjadi sorotan pada laptop setipis ini.

Ada satu catatan teknis pada unit uji, yaitu pengaturan brightness tidak merespons kontrol keyboard seperti seharusnya. Meski slider di layar bergerak, nilai kecerahan aktual tidak berubah pada pengujian tersebut.

Cukup kuat untuk editing foto dan kerja berat

Di atas kertas maupun dalam benchmark, performanya terlihat meyakinkan. Core Ultra 9 185H pada unit uji mencatat skor Geekbench CPU 12.297 dan hasil Cinebench 2024 sebesar 618, sementara SSD 1TB menorehkan kecepatan baca hingga 7.004MB/s.

Kinerja itu terasa saat dipakai mengedit foto. Saat membuka file RAW beresolusi tinggi di Photoshop, laptop tetap responsif, termasuk ketika menerapkan filter dan mengelola lapisan dalam jumlah dua digit.

Pada pengujian yang lebih berat, file TIFF panorama stitched berukuran 1,4GB dengan resolusi 852 megapiksel berhasil diperbesar secara vertikal sekitar 500 piksel memakai Generative Expand dalam 27,5 detik. Hasil itu lebih cepat dibanding Lenovo Yoga Slim 7 Aura yang mencatat 45 detik pada uji yang sama.

Tipis, dingin, dan tetap punya baterai besar

Menariknya, performa tersebut tidak dibayar dengan suhu berlebihan atau suara kipas yang mengganggu. X14 Pro disebut tetap tidak terlalu panas dan tidak bising meski bekerja cukup keras.

Baterainya berkapasitas 72Wh dan Geekom mengklaim daya tahannya bisa mencapai 16 jam. Pengisian juga cukup cepat berkat charger gallium nitride 65W yang diklaim mampu mengisi hingga 80% dalam sekitar 1 jam.

Rasa MacBook Air, tapi dengan beberapa kompromi kecil

Secara desain, X14 Pro memakai bodi unibody magnesium alloy hasil CNC dan tampil sangat mirip MacBook Air. Rangkanya terasa kaku dan minim fleksi, meski layar yang sangat tipis memang terasa lebih rapuh.

Keyboard-nya sudah backlit dengan tingkat kecerahan yang bisa disesuaikan. Key travel memang terbatas karena bodinya yang sangat tipis, tetapi pengetikan masih terasa cepat dan nyaman.

Trackpad-nya besar, halus, dan responsif, tetapi hanya sepertiga kanan area trackpad yang bisa diklik. Hal ini membuat drag and drop terasa kurang nyaman untuk pekerjaan seperti menggambar atau menghapus di Photoshop.

Audio yang dihasilkan tergolong cukup, bukan istimewa. Suaranya minim bass karena ruang speaker yang sempit, meski tidak terdengar tajam, dan jack audio 3,5 mm tetap tersedia untuk kualitas suara yang lebih baik.

Harga yang menekan posisi MacBook Air

Untuk varian Core Ultra 9, harga Geekom GeekBook X14 Pro berada di angka $1.199. Itu membuatnya lebih murah $100 dibanding MacBook Air 13 inci versi dasar, meski X14 Pro menawarkan separuh RAM dan separuh storage pada rival tersebut.

Geekom juga menyertakan dongle port gratis yang menambah USB-C, dua USB-A, HDMI, dan RJ45 Ethernet. Pada MacBook, aksesori seperti ini biasanya harus dibeli terpisah, sehingga paket X14 Pro terasa lebih lengkap bagi pengguna yang butuh port ekstra.

Terkait