Samsung disebut sedang menyiapkan Galaxy Z Fold 8 Wide sebagai foldable yang lebih masuk akal dipakai setiap hari. Daya tarik utamanya bukan sekadar status baru, melainkan layar luar yang dibuat lebih lebar agar tidak terasa seperti kompromi.
Pendekatan itu langsung menyentuh keluhan yang sudah lama melekat pada ponsel lipat. Cover screen yang sempit kerap membuat aktivitas sederhana, seperti mengetik dengan satu tangan atau membuka aplikasi singkat, terasa kurang nyaman dibanding ponsel biasa.
Layar luar yang lebih natural
Dalam informasi yang beredar, layar luar perangkat ini disebut berukuran 5,4 inci dengan rasio 4:3 yang lebih tradisional. Format itu dirancang supaya pengalaman di layar depan terasa lebih dekat ke smartphone konvensional dan tidak lagi hanya berfungsi sebagai layar cadangan.
Perubahan kecil di atas kertas ini justru bisa berdampak besar pada penggunaan harian. Pengguna disebut tidak perlu selalu membuka perangkat untuk membalas pesan, bernavigasi, atau mengerjakan aktivitas cepat lain yang biasanya dilakukan langsung dari ponsel biasa.
Bagian dalam dibuat lebih matang
Di sisi dalam, Galaxy Z Fold 8 Wide dikabarkan membawa panel fleksibel 7,6 inci dengan bentuk yang lebih mendekati tablet kotak. Ruang yang lebih luas itu mendukung multitasking dan memberi area kerja yang lebih nyaman saat beberapa aplikasi dibuka sekaligus.
Peningkatan visual juga disebut ikut hadir lewat piksel yang lebih tajam dan warna yang lebih hidup. Kombinasi ini membuat pengalaman membaca, menonton konten definisi tinggi, dan bekerja di layar besar terasa lebih imersif.
Salah satu perubahan penting ada pada lapisan ultra-thin glass yang ditingkatkan menjadi 60 mikron. Lapisan ini disebut membantu menghadirkan permukaan yang lebih halus dan menekan visibilitas crease hingga nyaris tak terlihat.
Crease makin samar, bodi ikut dipangkas
Bekas lipatan selama ini menjadi kompromi paling mudah dikenali pada ponsel lipat. Pada model Wide, penyamaran crease menjadi salah satu pembeda utama yang membuat layar dalam terlihat lebih rapi saat dipakai scrolling, mengetik, atau streaming.
Bersamaan dengan itu, bobot perangkat juga disebut turun menjadi sekitar 201 gram. Angka tersebut lebih ringan dibanding Fold 8 standar yang berada di 210 gram dan Fold 7 yang mencapai 215 gram.
Selisihnya memang tidak besar di kertas, tetapi cukup terasa pada pemakaian panjang. Referensi yang beredar juga menyebut perangkat ini 15 gram lebih ringan dari pendahulunya, dengan ketebalan saat dibuka sekitar 4,1 mm.
| Model | Bobot | Ketebalan saat dibuka |
|---|---|---|
| Galaxy Z Fold 8 Wide | 201 gram | 4,1 mm |
| Fold 8 standar | 210 gram | Tidak disebutkan |
| Fold 7 | 215 gram | Tidak disebutkan |
Spesifikasi inti yang beredar
Untuk performa, perangkat ini dirumorkan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dengan arsitektur 3nm. Konfigurasinya disebut membawa RAM 12GB LPDDR5X dan penyimpanan 256GB atau 512GB UFS 4.0.
Sektor kamera belakang dikabarkan dibuat lebih sederhana dengan dua kamera. Susunannya terdiri dari kamera utama 50MP f/1.8 dengan dukungan native 24MP dan kamera ultra-wide 50MP f/1.9 dengan autofocus serta perekaman video 8K 30fps.
Absennya lensa telefoto disebut dilakukan untuk menekan ketebalan dan bobot. Pilihan itu memperlihatkan bahwa model Wide lebih fokus pada desain ramping dan kenyamanan pakai ketimbang mengejar jumlah kamera.
Untuk kamera depan, perangkat ini disebut membawa dua sensor 10MP. Satu ditempatkan di cover screen, sementara satu lagi berada di bawah layar bagian dalam.
Daya baterainya dirumorkan 4.800mAh dengan dukungan fast charging kabel 45W. Di sisi perangkat lunak, Galaxy Z Fold 8 Wide disebut menjalankan Android 17 berbasis One UI 9 dengan Google Gemini Intelligence.
| Fitur | Galaxy Z Fold 8 Wide |
|---|---|
| Chipset | Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, 3nm |
| RAM | 12GB LPDDR5X |
| Penyimpanan | 256GB / 512GB UFS 4.0 |
| Kamera belakang | 50MP utama + 50MP ultra-wide |
| Kamera depan | 2 x 10MP |
| Baterai | 4.800mAh |
| Pengisian daya | 45W kabel |
Posisi di antara model lain
Galaxy Z Fold 8 Wide disebut diposisikan sebagai versi yang lebih halus untuk pengguna yang paling peduli pada kualitas layar dan pengurangan crease. Dalam peta produk yang beredar, model ini dinilai unggul pada dua aspek yang paling sering menentukan keputusan beli ponsel lipat.
Warna yang disebutkan mencakup Dark Green, Cream, Graphite, dan Lavender. Perangkat ini juga diperkirakan diperkenalkan pada ajang Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli 2026.
Dengan fokus pada layar luar yang lebih lebar, bodi yang lebih ringan, dan lipatan yang makin samar, model Wide tampak dibangun untuk mengurangi alasan orang ragu pindah ke foldable. Di kelas ini, perubahan pada pengalaman harian justru bisa menjadi pembeda yang lebih penting daripada sekadar angka spesifikasi.
Source: www.geeky-gadgets.com






