Samsung disebut tengah menyiapkan langkah yang bisa mengubah arah persaingan ponsel lipat premiumnya. Bocoran terbaru mengarah pada kenaikan harga untuk lini Galaxy Z Fold 8, terutama di pasar Eropa dan Asia.
Yang membuat rumor ini terasa lebih besar bukan hanya soal banderol yang naik, tetapi juga susunan produknya. Seri tersebut kabarnya akan datang dalam dua model, yaitu Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Galaxy Z Fold 8 yang disebut sebagai ponsel lipat wide pertama Samsung.
Kenaikan harga mengarah ke Eropa dan Asia
Informasi soal penyesuaian harga ini datang dari tipster Lanzuk (@yeux1122) lewat unggahan di Naver berbahasa Korea. Mengutip peritel dan kanal penjualan, ia menyebut Samsung akan merilis seri Galaxy Z Fold 8 dengan harga lebih tinggi dibanding Galaxy Z Fold 7.
Namun, bocoran itu belum menyebut seluruh pasar akan mengalami dampak yang sama. Laporan tersebut tidak secara spesifik memastikan apakah India juga akan terkena penyesuaian harga yang serupa.
Hal ini penting karena India termasuk salah satu pasar yang menerima Galaxy Z Fold 7. Ketidakjelasan itu membuat peta harga regional untuk generasi berikutnya masih belum bisa dipastikan sepenuhnya.
Alasan yang paling mungkin di balik kenaikan ini adalah biaya produksi yang ikut merangkak naik. Industri smartphone juga sedang menghadapi tekanan tambahan akibat kelangkaan komponen memori dan penyimpanan.
Kondisi tersebut mendorong naiknya harga DRAM dan NAND, yang pada akhirnya ikut mempersempit ruang gerak produsen dalam menjaga harga jual perangkat premium.
Dua model baru dalam seri Fold
Selain harga, perubahan strategi produk Galaxy Z Fold 8 juga menjadi perhatian besar. Samsung disebut tidak hanya menyiapkan penerus langsung Galaxy Z Fold 7, tetapi juga model lain dengan pendekatan layar berbeda.
Galaxy Z Fold 8 Ultra dikabarkan menjadi penerus Galaxy Z Fold 7 dan akan menyasar pengguna yang mencari foldable flagship Samsung paling tinggi di lini ini. Sementara itu, model kedua disebut sebagai Galaxy Z Fold 8 atau Fold 8 Wide.
Jika informasi ini akurat, model wide-folding akan menjadi yang pertama di kelas ponsel lipat buku Samsung. Langkah itu berpotensi memperluas pilihan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman layar berbeda dari seri Fold sebelumnya.
Nama final untuk model wide tersebut belum jelas, karena bocoran yang beredar masih menyebut dua kemungkinan. Samsung sendiri belum mengonfirmasi kehadiran kedua perangkat itu.
Harga Galaxy Z Fold 7 jadi acuan awal
Untuk melihat seberapa besar tekanan harga yang mungkin muncul, harga Galaxy Z Fold 7 bisa menjadi patokan. Di India, ponsel ini meluncur pada Juli 2025 dengan harga awal Rs. 1,74,999 untuk varian 12GB + 256GB.
Varian 12GB + 512GB dibanderol Rs. 1,86,999, sedangkan model tertinggi 16GB + 1TB dijual seharga Rs. 2,16,999. Dengan posisi harga yang sudah sangat premium, penyesuaian kecil sekalipun dapat terasa signifikan bagi calon pembeli foldable.
Galaxy Z Fold 7 juga hadir dalam pilihan warna Blue Shadow, Jetblack, dan Silver Shadow. Dari sisi desain dan citra produk, Samsung memang tetap menjaga unsur premium di tengah spesifikasi yang terus ditingkatkan.
Spesifikasi Fold 7 memberi gambaran kelas perangkatnya
Galaxy Z Fold 7 ditenagai chipset custom octa-core Snapdragon 8 Elite for Galaxy dan dipadukan dengan RAM hingga 16GB. Kombinasi itu menempatkannya di kelas flagship yang sangat bergantung pada komponen mahal.
Di bagian layar, perangkat ini membawa panel utama 8 inci QXGA+ Dynamic AMOLED 2X Infinity Flex dengan resolusi 2,184 x 1,968 piksel. Layar luarnya berukuran 6,5 inci full-HD+ Dynamic AMOLED 2X dengan resolusi 1,080 x 2,520 piksel.
Galaxy Z Fold 7 juga memiliki baterai 4.400mAh dan mendukung fast charging kabel 25W. Dengan konfigurasi seperti ini, wajar jika seri penerusnya ikut menjadi sensitif terhadap perubahan biaya komponen.
Sampai sekarang, belum ada rincian resmi soal harga final, spesifikasi lengkap, maupun jadwal peluncuran Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Galaxy Z Fold 8 Wide. Jika bocoran dari jalur ritel dan distribusi ini tepat, pasar Eropa dan Asia tampaknya perlu bersiap menghadapi foldable Samsung yang datang dengan banderol lebih tinggi dari generasi sebelumnya.
