Pembaruan Juni untuk Samsung Galaxy Z Fold 7 membawa dua fitur AI yang sebelumnya belum hadir di rilis stabil awal perangkat ini. Dua fitur itu adalah Priority Notifications dan File Summaries, yang kini mulai memperkaya pengalaman Galaxy AI di ponsel lipat premium Samsung.
Kehadiran dua fitur tersebut menarik perhatian karena Galaxy Z Fold 7 sebenarnya sudah menerima hampir seluruh fitur One UI 8.5 sesuai jadwal. Namun, dua kemampuan AI ini baru digulirkan belakangan, sehingga paket fiturnya akhirnya terasa lebih lengkap.
Notifikasi yang lebih rapi dan dokumen yang lebih ringkas
Priority Notifications dirancang untuk membantu pengguna memilah notifikasi masuk berdasarkan kategori. Dengan begitu, pemberitahuan yang dianggap penting bisa muncul lebih dulu dibanding promosi atau notifikasi yang kurang mendesak.
Fitur ini disebut memanfaatkan model Gemini Nano bawaan ponsel, dengan dasar dari fitur Android 16 QPR2. Bagi pengguna yang setiap hari dibanjiri notifikasi, cara kerja seperti ini bisa mengurangi gangguan dan membuat layar kunci terasa lebih tertata.
Sementara itu, File Summaries fokus pada produktivitas pengelolaan dokumen. Sistem ini menganalisis file PDF dan dokumen teks untuk membuat ringkasan singkat, sehingga pengguna tidak perlu membuka seluruh isi file terlebih dahulu.
Fungsi ini bisa membantu saat harus menyortir banyak berkas dalam waktu singkat. Dengan ringkasan otomatis, isi dokumen bisa dipahami lebih cepat sebelum diputuskan untuk dibaca penuh atau disimpan.
Menutup celah dari One UI 8.5
Saat Galaxy Z Fold 7 pertama kali menerima One UI 8.5, perangkat ini disebut sudah mendapatkan hampir semua fitur yang dijanjikan. Meski begitu, dua fitur AI tersebut masih belum ikut hadir di versi stabil awal.
Pembaruan Juni kini menutup celah itu dan membuat pengalaman One UI 8.5 di Galaxy Z Fold 7 lebih mendekati paket fitur yang diperkenalkan Samsung lewat Galaxy S26. Langkah ini juga menunjukkan bahwa Samsung tidak membatasi semua fitur AI baru hanya untuk lini paling baru.
Untuk perangkat lipat seperti Galaxy Z Fold 7, tambahan semacam ini terasa relevan karena karakter produknya memang menonjolkan multitasking dan produktivitas. Fitur yang membantu mengelola notifikasi dan dokumen pun selaras dengan cara pakai perangkat tersebut.
Baru digulirkan di Korea Selatan
Untuk saat ini, pembaruan baru tersedia di Korea Selatan. Belum ada ketersediaan yang lebih luas ketika laporan ini muncul.
Distribusi ke wilayah lain diperkirakan menyusul dalam beberapa hari ke depan, dengan Amerika Serikat disebut berpotensi menerima lebih dulu, lalu Eropa dan India. Pola peluncuran bertahap seperti ini memang kerap dipakai Samsung sebelum memperluas pembaruan ke pasar lain.
Informasi awal tentang update ini berasal dari unggahan pengguna di Samsung Community dan kemudian disorot oleh SamMobile. Dari sana, terlihat bahwa Samsung mulai menyamakan pengalaman AI antara perangkat lipat premiumnya dan lini Galaxy terbaru.
Bagi pengguna Galaxy Z Fold 7 di luar Korea Selatan, pembaruan ini pada dasarnya tinggal menunggu giliran distribusi. Saat fitur tersebut tiba, dua alat baru itu akan langsung menambah efisiensi penggunaan harian tanpa mengubah karakter utama perangkatnya.
Source: gadgets.beebom.com






