Galaxy S26 FE mulai memberi sinyal kehadiran lebih cepat dari yang diduga, meski Samsung belum mengumumkannya secara resmi. Kemunculan perangkat yang diyakini sebagai model itu di situs Wireless Power Consortium (WPC) membuat arah pengembangannya terlihat makin jelas.
Poin yang paling menarik bukan sekadar kemunculannya, melainkan kesan bahwa Samsung tetap ingin menjaga identitas seri FE sambil menekan biaya. Dari bocoran yang beredar, perangkat ini tampak akan mempertahankan banyak elemen yang sudah akrab, tetapi dengan beberapa penyesuaian penting di sisi komponen.
Petunjuk awal datang dari WPC
Daftar di situs WPC menjadi perhatian karena lembaga itu mengelola standar pengisian daya nirkabel Qi dan menampilkan produk bersertifikasi. Bocoran tersebut sempat muncul sebagai live shot sebelum gambarnya diganti menjadi grafik umum bertuliskan “coming soon”.
Gambar aslinya masih bisa dilihat lewat arsip Wayback Machine, dan daftar itu pertama kali ditemukan oleh 9to5Google. Dari sana, muncul petunjuk bahwa perangkat tersebut kemungkinan memakai nomor model SM-S741.
Kemunculan di WPC biasanya menandakan peluncuran sudah dekat, tetapi pola rilis seri Galaxy S FE sebelumnya memberi gambaran berbeda. Jika mengikuti jadwal model FE yang sudah ada, debut resmi Galaxy S26 FE kemungkinan baru terjadi pada September atau Oktober.
Desainnya tetap terasa familier
Dari tampilan yang terlihat di WPC, Galaxy S26 FE disebut tidak akan jauh berbeda dari Galaxy S25 FE. Perangkat itu menampilkan modul kamera belakang tiga lensa bergaya Galaxy S26, tetapi secara keseluruhan masih terlihat akrab.
Desain yang diperkirakan tetap dipakai mencakup bodi glass-sandwich, kamera depan hole-punch, dan bingkai aluminium. Gambaran yang mirip juga sebelumnya muncul lewat foto casing yang diduga milik Galaxy S26 FE pada awal Juni.
Isi dapur pacu masih menunggu kepastian
Belum ada pengumuman resmi soal spesifikasinya, tetapi kemunculan sebelumnya di basis data Geekbench memberi petunjuk awal. Daftar itu disebut mengarah pada penggunaan Exynos 2500 SoC, Android 17, dan setidaknya 8 GB RAM.
Jika dibandingkan dengan Galaxy S25 FE, spekulasi itu masih terdengar masuk akal. Model saat ini memakai Exynos 2400 SoC dengan 8 GB RAM, sehingga peningkatan pada S26 FE kemungkinan lebih berupa penyegaran komponen ketimbang perubahan besar pada platform.
Ada sinyal Samsung menekan ongkos
Perubahan yang paling mencuri perhatian justru datang dari layar. Menurut The Elec, panel Galaxy S26 FE dipasok oleh China Star Optoelectronics Technology atau CSOT, bukan Samsung Display seperti yang biasanya memasok hampir semua panel OLED untuk ponsel kelas menengah dan premium Samsung.
Langkah itu diduga diambil untuk menjaga biaya tetap terkendali di tengah kenaikan harga memori dan penyimpanan. Jika strategi ini berhasil, Galaxy S26 FE diperkirakan tetap dibanderol mulai $650, sama seperti Galaxy S25 FE dan Galaxy S24 FE.
Sejauh ini, kombinasi sertifikasi WPC, bocoran desain, dan indikasi efisiensi biaya membuat Galaxy S26 FE terlihat makin dekat ke tahap pengumuman. Samsung tampaknya masih ingin mempertahankan posisi FE sebagai opsi flagship yang lebih terjangkau tanpa mengubah identitasnya secara drastis.







