Gaethje Rebut Sabuk Lightweight UFC, Topuria Tumbang dan Rekor Sempurnanya Hancur

Justin Gaethje akhirnya menguasai sabuk juara kelas lightweight UFC setelah menghentikan Ilia Topuria dalam laga UFC Freedom 250 di Gedung Putih, Amerika Serikat. Duel itu berakhir lewat technical knockout saat kubu Topuria memutuskan berhenti menjelang ronde kelima.

Hasil ini bukan hanya mengubah peta persaingan divisi lightweight, tetapi juga memutus rekor sempurna Topuria yang sebelumnya belum pernah kalah dalam 17 pertarungan MMA profesional. Bagi Gaethje, kemenangan ini menjadi pencapaian terbesar setelah lama berada di jalur perebutan gelar utama.

Tekanan Gaethje Mengalir Sejak Ronde Awal

Pertarungan berlangsung dalam tempo tinggi sejak bel pembuka. Keduanya langsung memilih gaya stand-up, namun Gaethje lebih dulu mengambil inisiatif dengan kombinasi pukulan dan tendangan yang memaksa Topuria terus bertahan.

Tekanan itu berjalan konsisten dan membuat pertarungan terlihat sengit di setiap fase awal. Salah satu pukulan Gaethje bahkan disebut membuat area mata kanan Topuria mengalami luka dan lebam cukup parah.

Topuria Bertahan, Tetapi Kondisinya Terus Menurun

Topuria tetap mencoba melanjutkan laga meski menerima tekanan besar. Petarung asal Spanyol itu sempat terlihat hampir jatuh, tetapi masih mampu bertahan hingga ronde keempat.

Namun, kondisi fisiknya terus menurun seiring pertarungan berjalan. Tim sudutnya akhirnya menghentikan laga sebelum ronde kelima dimulai, dan hasilnya dicatat sebagai TKO melalui corner stoppage.

Gelar Utama yang Lama Dikejar Gaethje

Bagi Gaethje, sabuk ini punya makna khusus karena sebelumnya ia dua kali menyandang status juara interim lightweight. Gelar utama kini resmi masuk ke koleksinya setelah bertahun-tahun bersaing di salah satu divisi paling ketat di UFC.

Kemenangan tersebut juga menegaskan reputasi Gaethje sebagai petarung agresif yang selalu menekan lawan. Dalam laga ini, pendekatan itu terbukti efektif saat menghadapi Topuria yang sebelumnya dikenal sangat sulit dikalahkan.

Rekor Sempurna Topuria Berakhir

Kekalahan ini menjadi yang pertama dalam karier profesional Ilia Topuria. Sebelum tampil di UFC Freedom 250, ia datang dengan status juara dan rekor tak terkalahkan yang membuat duel ini mendapat perhatian besar.

Berakhirnya rekor tersebut menambah bobot historis pertandingan ini. Bukan hanya karena gelar berpindah tangan, tetapi juga karena hadirnya kekalahan perdana bagi salah satu nama paling menonjol di UFC.

Source: bola.bisnis.com

Terkait