GAC Makin Serius di Jakarta, Diler KS Tubun Punya Charging 24 Jam

GAC Indonesia memperkuat langkahnya di Jakarta dengan membuka diler baru GAC Aion KS Tubun di Jakarta Pusat. Kehadiran titik layanan ini menandai dorongan serius perusahaan untuk menambah akses penjualan dan layanan kendaraan listrik di kota besar.

Yang membuat pembukaan ini menonjol adalah fasilitas pengisian daya cepat yang bisa digunakan selama 24 jam. Di tengah kebutuhan pengguna mobil listrik yang terus berkembang, akses charging seperti ini menjadi nilai tambah yang langsung terasa di lapangan.

Konsep 3S dalam satu lokasi

Diler yang berlokasi di Jalan KS Tubun No.21, Tanah Abang, dikelola oleh PT Juntu Technology Indonesia. Tempat ini hadir dengan konsep Sales, Service, dan Spare Parts atau 3S, sehingga konsumen bisa membeli kendaraan, melakukan servis berkala, perawatan, dan mendapatkan suku cadang resmi di satu tempat.

Konsep tersebut memudahkan konsumen yang ingin mendapat layanan menyeluruh tanpa harus berpindah lokasi. Bagi merek mobil listrik yang masih membangun kepercayaan pasar, model layanan seperti ini menjadi bagian penting dari pengalaman kepemilikan.

Charging 24 jam jadi pembeda

Fasilitas charging station fast charging di diler ini disiapkan bersama Starvo. Ketersediaannya selama 24 jam menjadi salah satu daya tarik utama, karena memberi ruang lebih luas bagi pengguna untuk mengisi daya sesuai kebutuhan harian.

Infrastruktur pengisian seperti ini juga ikut mendukung ekspansi jaringan GAC Indonesia. Semakin mudah akses ke charging dan layanan resmi, semakin besar peluang konsumen merasa yakin beralih ke kendaraan berbasis baterai.

Grab masuk dalam kerja sama strategis

Di lokasi yang sama, PT Juntu Technology Indonesia juga menandatangani kerja sama strategis dengan Grab. Kemitraan ini diarahkan untuk membuka peluang pemanfaatan kendaraan listrik GAC di sektor mobilitas digital.

Kolaborasi tersebut juga sejalan dengan agenda pengurangan emisi dan percepatan transisi menuju mobilitas berkelanjutan. Hubungan GAC dan Grab di kawasan Asia Tenggara menjadi latar penting yang ikut memperkuat makna kemitraan ini.

Pasar EV Indonesia dinilai masih besar

Major Qin dari PT Juntu Technology Indonesia menyebut GAC sebagai merek kendaraan listrik dengan visi jangka panjang dan teknologi kompetitif. Ia juga menilai potensi pasar kendaraan listrik di Indonesia masih sangat besar, sehingga kolaborasi seperti ini bisa memberi nilai tambah bagi konsumen.

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menegaskan bahwa pembukaan diler ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas jaringan layanan. Ia menilai kehadiran akses yang lebih dekat akan membantu mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Minat investor global ikut menguat

Masuknya Juntu Technology ke Indonesia juga menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik domestik semakin menarik bagi investor global. Perusahaan ini disebut merupakan bagian dari Juntu Technology yang bergerak di sektor investasi dan pengembangan rantai industri kendaraan energi baru dengan dukungan ICAP serta mitra industri internasional.

Di saat yang sama, sejumlah model GAC seperti Aion UT, Aion V, Aion Y Plus, dan Hyptec HT disebut mulai mendapat respons positif dari konsumen Indonesia. Dengan tambahan diler, fasilitas charging, dan kerja sama lintas industri, GAC berupaya memperkuat posisinya di pasar nasional.

Source: www.oto.com

Terkait