
Ford kembali melakukan recall untuk dua SUV hybrid terbarunya, Escape dan Lincoln Corsair, setelah menemukan risiko yang dapat membuat kendaraan bergerak sendiri saat diparkir. Masalah ini tidak terkait performa mesin, melainkan pada sistem pengereman parkir yang seharusnya mengunci mobil saat tuas transmisi masuk mode Park.
Risiko rollaway seperti ini tergolong serius karena mobil bisa menggelinding meski sudah ditinggalkan pengemudi. Dalam kondisi tertentu, situasi tersebut berpotensi memicu kecelakaan dan membuat isu keselamatan menjadi perhatian utama.
Masalah berada pada rem parkir elektronik
Ford menjelaskan sumber persoalan ada pada Electronic Park Brake atau EPB. Sistem ini seharusnya aktif otomatis ketika transmisi dipindahkan ke posisi P, tetapi pada unit terdampak fungsi itu tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Penyelidikan internal perusahaan mengarah ke Integrated Park Modules generasi kedua. Komponen ini disebut dipasang dalam uji coba produksi terbatas di fasilitas pabrik Ford.
Secara teknis, Ford menemukan gejala binding atau tersangkut antara komponen pawl dan slider di dalam modul IPM. Hambatan mekanis itu bisa membuat slider gagal kembali ke posisi parkir yang mengunci kendaraan sepenuhnya.
Ford menyatakan bahwa binding antara pawl kendaraan dan slider IPM dapat menghambat slider untuk kembali ke posisi parkir yang terlibat sepenuhnya. Akibatnya, mekanisme pengunci tidak bekerja optimal saat mobil sudah masuk mode Park.
Jumlah unit terdampak sangat terbatas
Kabar baiknya, masalah ini terdeteksi sejak dini dan belum menyebar luas ke pasar massal. Total kendaraan yang masuk daftar recall hanya 208 unit di seluruh dunia.
Seluruh unit terdampak merupakan varian hybrid tahun model 2026. Dari jumlah itu, Ford Escape menjadi model yang paling banyak terkena, sedangkan Lincoln Corsair hanya tercatat lima unit.
Jumlah yang kecil membuat recall ini lebih terlihat sebagai langkah pencegahan. Meski begitu, potensi mobil menggelinding tetap menjadi isu keselamatan yang tidak bisa diabaikan.
Perbaikan dilakukan lewat update software
Ford tidak meminta pemilik kendaraan mengganti komponen fisik yang rumit. Perusahaan memilih penyelesaian melalui pembaruan perangkat lunak pada modul IPM.
Perbaikan akan dilakukan lewat jaringan diler resmi Ford. Seluruh pekerjaan itu juga dipastikan gratis tanpa pungutan biaya bagi konsumen.
Langkah ini menunjukkan Ford berupaya menutup celah masalah secepat mungkin sebelum berdampak lebih luas. Bagi pemilik Escape dan Lincoln Corsair hybrid model terbaru, pengecekan status kendaraan menjadi penting agar tidak melewatkan recall ini.
Source: voi.id




