Fitbit Air Unggul Jauh, Tapi Jutaan Pengguna Masih Ingin Google Bikin Smart Ring

Author: Cung Media

Google belum sepenuhnya kehilangan peluang di pasar wearable tanpa layar, meski Fitbit Air justru keluar sebagai pilihan paling menarik bagi pembaca. Hasil jajak pendapat menunjukkan bentuk gelang tipis ini lebih diterima dibanding smart ring yang selama ini ramai dibicarakan.

Yang membuat hasil ini menarik adalah arah preferensi pengguna tampak cukup jelas. Di saat banyak merek seperti Samsung dan Oura sudah lebih dulu mendorong tren cincin pintar, Google memilih jalur berbeda lewat Fitbit Air.

Fitbit Air lebih cocok untuk mayoritas pembaca

Sebanyak 54% responden menilai desain Fitbit Air sudah tepat dan memilihnya dibanding Google smart ring. Angka itu menunjukkan perangkat di pergelangan tangan masih punya daya tarik kuat, terutama bagi pengguna yang menginginkan sesuatu yang sederhana dan tidak mencolok.

Fitbit Air diposisikan sebagai perangkat yang fokus pada pelacakan kesehatan dan kebugaran tanpa layar yang mengganggu. Pendekatan itu tampaknya lebih mudah diterima karena terasa praktis untuk dipakai sepanjang hari.

Smart ring Google belum kehilangan pendukung

Meski kalah di polling utama, smart ring Google tetap punya basis peminat yang besar. Sebanyak 35,4% responden mengatakan mereka ingin melihat Google merilis cincin pintar pada masa depan.

Angka ini menandakan pasar belum tertutup untuk perangkat di jari. Bagi sebagian pengguna, bentuk ring masih dianggap menarik karena menawarkan alternatif lain selain strap di pergelangan tangan.

Masih ada yang tetap memilih layar

Tidak semua pembaca tertarik pada wearable tanpa layar. Sebanyak 10,4% responden justru lebih memilih perangkat dengan layar dibanding smart ring maupun perangkat seperti Fitbit Air.

Hasil ini memperlihatkan bahwa layar masih dianggap penting oleh sebagian konsumen. Bagi kelompok tersebut, pengalaman memakai wearable sehari-hari belum sepenuhnya tergantikan oleh desain yang minimalis.

Harga ikut mengubah peta pilihan

Faktor harga juga memberi keuntungan pada Fitbit Air. Perangkat ini dijual seharga $99, jauh di bawah kebanyakan smart ring yang beredar di pasar.

Dengan posisi itu, Fitbit Air terlihat lebih aman untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Sebaliknya, smart ring Google diperkirakan akan masuk ke kisaran triple digits dan harus bersaing dengan pemain yang sudah lebih dulu mapan.

Perangkat Preferensi Catatan Harga
Fitbit Air 54% Dipilih karena sederhana dan praktis $99
Google smart ring 35,4% Masih diinginkan sebagian pembaca untuk masa depan Kisaran triple digits
Wearable dengan layar 10,4% Masih dicari oleh sebagian pengguna Tidak disebutkan

Persaingan di kategori smart ring sendiri memang tidak ringan. Oura sudah lebih dulu dikenal, sementara Samsung juga ikut memperkuat segmen ini lewat cincin pintar mereka.

Dalam polling terpisah yang membandingkan Oura Ring 5 dan Fitbit Air, hasilnya bahkan lebih tegas. Dari 531 suara, Fitbit Air meraih 75%, sedangkan Oura Ring 5 hanya mendapat 25%.

Data itu memperkuat kesan bahwa perangkat berbasis pergelangan tangan masih lebih relevan bagi banyak pembaca. Bukan karena smart ring sepenuhnya ditolak, melainkan karena gelang tanpa layar dinilai lebih seimbang dari sisi kenyamanan, fungsi, dan harga.

Meski begitu, peluang Google untuk masuk ke pasar smart ring belum tertutup. Kehadiran pemain baru dari perusahaan sebesar Google bisa memperluas opsi bagi konsumen dan mendorong inovasi di wearable yang makin ringkas.

Di titik ini, Google berada dalam posisi yang unik. Fitbit Air sudah memberi jawaban yang kuat untuk pengguna yang memilih bentuk gelang, tetapi minat yang masih besar terhadap smart ring menunjukkan pasar itu belum selesai berebut arah.

Source: www.androidauthority.com
Terbaru