Federasi Sepak Bola Italia atau FIGC disebut menempatkan Pep Guardiola sebagai kandidat utama untuk mengisi kursi pelatih timnas Italia. Namun, ambisi menghadirkan pelatih asal Spanyol itu masih terbentur keinginan Guardiola untuk menikmati masa rehat dari dunia kepelatihan.
FIGC bahkan dikabarkan mengandalkan dua nama besar, Paolo Maldini dan Leonardo, dalam pendekatan tersebut. Keterlibatan keduanya memperlihatkan bahwa pencarian pelatih baru bagi Gli Azzurri menjadi agenda serius federasi.
Pendekatan lewat Dua Legenda
Spekulasi mengenai langkah FIGC menguat setelah foto Maldini dan Leonardo berada di Barcelona beredar di media sosial. Kehadiran dua legenda sepak bola Italia itu kemudian dikaitkan dengan upaya membawa tawaran kepada Guardiola.
Sky Sports Italia melaporkan Maldini sempat mengadakan pertemuan cukup lama dengan Guardiola di Barcelona. Pembicaraan tersebut disebut membahas kemungkinan pelatih berusia 55 tahun itu mengambil alih timnas Italia yang sedang tanpa pelatih.
Maldini saat ini menjabat sebagai direktur teknik federasi Italia. Posisi itu membuat keterlibatannya dalam proses pendekatan memiliki arti penting, terutama dalam menentukan arah proyek baru tim nasional.
Leonardo juga dilibatkan dalam pendekatan kepada Guardiola. Kombinasi kedua tokoh tersebut memberi FIGC jalur komunikasi melalui figur yang memiliki nama besar dalam sepak bola internasional.
Guardiola Menjadi Target Utama
Guardiola dipandang sebagai sosok yang dapat membawa pengalaman elite dari level klub ke tim nasional Italia. FIGC berharap kehadiran mantan pelatih Manchester City itu bisa membantu memulihkan prestasi Gli Azzurri yang menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, peluang itu belum berarti Guardiola siap menerima tawaran. Hambatan terbesarnya bukan hanya soal negosiasi atau persaingan dengan kandidat lain, melainkan keputusan pribadi sang pelatih terkait masa depannya.
Guardiola disebut masih menikmati jeda setelah meninggalkan Manchester City. Ia sebelumnya beberapa kali menyatakan ingin mengambil waktu istirahat dan belum berencana segera kembali bekerja di pinggir lapangan.
Kondisi tersebut membuat FIGC tidak bisa mengharapkan jawaban cepat. Pendekatan melalui Maldini dan Leonardo dapat membuka komunikasi, tetapi belum menjadi jaminan Guardiola bersedia kembali melatih dalam waktu dekat.
| Kandidat | Posisi dalam pencarian FIGC |
|---|---|
| Pep Guardiola | Kandidat utama, tetapi masih menjalani masa rehat |
| Andrea Pirlo | Masuk daftar kandidat |
| Antonio Conte | Dilaporkan masuk radar FIGC |
Pirlo dan Conte Jadi Jalur Alternatif
Sambil menunggu keputusan Guardiola, FIGC dikabarkan tidak hanya mengandalkan satu pilihan. Andrea Pirlo termasuk nama yang masuk dalam daftar kandidat untuk posisi pelatih timnas Italia.
Antonio Conte juga disebut berada dalam pantauan FIGC. Kehadiran opsi alternatif memberi federasi ruang untuk meneruskan proses pencarian apabila Guardiola belum siap mengakhiri masa rehatnya.
Pencarian ini dilakukan setelah berakhirnya masa kepelatihan Gennaro Gattuso. Italia membutuhkan figur yang mampu membangkitkan tim setelah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kali secara beruntun.
Perburuan pelatih baru menjadi bagian dari upaya FIGC membenahi arah tim nasional. Keputusan Guardiola akan menentukan apakah pendekatan yang melibatkan Maldini dan Leonardo itu dapat berujung pada perubahan besar di kursi pelatih Italia.
