Fibermaxxing Bukan Diet Ketat, Tren Serat Tinggi Ini Justru Bikin Makan Terasa Lebih Aman

Fibermaxxing sedang menarik perhatian karena menawarkan sesuatu yang berbeda dari banyak diet populer lain: bukan larangan makan, melainkan dorongan untuk menambah serat. Bagi sebagian orang, pendekatan ini terasa lebih mudah dijalankan karena fokusnya ada pada pilihan makanan harian yang lebih bernutrisi.

Alih-alih memangkas menu secara ekstrem, tren ini menempatkan serat sebagai pusat perhatian. Buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh jadi komponen utama yang paling sering dikaitkan dengan pola makan ini.

Apa yang membuat serat kembali diperhatikan

Serat bukan konsep baru dalam pola makan sehat, tetapi fibermaxxing membuatnya kembali ramai dibicarakan di media sosial. Penekanannya sederhana: menambah makanan tinggi serat dalam keseharian tanpa harus mengubah makan menjadi aturan yang terlalu rumit.

Monica Kelly, MS, RD, CDN, CNSC dari Montefiore Einstein menjelaskan bahwa serat adalah jenis karbohidrat yang membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan dan usus. Sementara itu, Sandra (Yujia) Zhang, MS, RDN, LDN dari Tufts Medical Center menyebut serat membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna tubuh.

Proses pencernaan yang lebih lambat itu membuat makanan tinggi serat sering membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Efek lain yang sering dikaitkan dengan asupan serat yang cukup adalah kontrol nafsu makan yang lebih baik sepanjang hari dan kadar gula darah yang lebih stabil.

Manfaat yang paling sering dicari dari diet tinggi serat

Selain mendukung rasa kenyang, serat juga kerap dikaitkan dengan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat yang lebih terkontrol. Sebuah tinjauan penelitian yang dimuat dalam The Journal of Chiropractic Medicine pada 2017 bahkan menemukan bahwa konsumsi serat yang lebih tinggi berkaitan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

USDA menyebut kebutuhan serat harian yang dianjurkan berada di kisaran 25 gram per hari untuk perempuan dan 38 gram per hari untuk pria. Angka ini penting karena manfaat diet tinggi serat biasanya lebih terasa jika asupannya cukup dan dijalankan konsisten.

Cara naikkan serat tanpa bikin tubuh kaget

Meski terdengar sederhana, fibermaxxing tidak disarankan dilakukan dengan menambah serat secara besar-besaran dalam waktu singkat. Tubuh tetap perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan tersebut.

Monica Kelly menyarankan peningkatan makanan kaya serat dilakukan secara bertahap, misalnya dengan menambah porsi buah, sayuran, atau kacang-kacangan dari biasanya. Cara ini membuat perubahan terasa lebih realistis dan tidak terlalu membebani sistem pencernaan.

Asupan air putih juga perlu ikut diperhatikan saat serat dinaikkan. Serat bekerja lebih baik ketika tubuh mendapat cairan yang cukup setiap hari.

Sandra (Yujia) Zhang mengingatkan bahwa terlalu banyak serat dalam waktu singkat justru bisa memicu rasa tidak nyaman pada perut. Kembung, begah, atau gangguan pencernaan lain bisa muncul jika tubuh belum sempat beradaptasi.

Salah satu cara yang lebih aman adalah menambahkan satu jenis makanan tinggi serat setiap minggu. Langkah kecil seperti ini memberi waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan diri tanpa membuat pencernaan bekerja terlalu keras.

Tren lama dengan kemasan baru

Meski sedang ramai di media sosial, prinsip dasarnya tetap sama dengan anjuran ahli gizi yang sudah lama ada. Diet tinggi serat bukan hal baru, hanya saja fibermaxxing mengemasnya dengan bahasa yang lebih mudah dicerna oleh pengguna media sosial.

Daya tariknya justru ada pada pendekatannya yang tidak penuh larangan. Dari buah dan sayuran hingga kacang-kacangan dan gandum utuh, serat hadir lewat penambahan menu yang sederhana dan bisa dilakukan bertahap.

Source: www.beautynesia.id

Terkait