EZVIZ mendorong arah baru keamanan rumah modern lewat kampanye #SmartEZtCombo yang menempatkan smart lock dan kamera pintar dalam satu ekosistem. Fokus utamanya adalah membuat akses rumah, pemantauan, dan perlindungan terasa lebih praktis lewat satu aplikasi yang lebih seamless.
Pendekatan ini juga menyesuaikan kebiasaan masyarakat Indonesia yang semakin akrab dengan perangkat rumah pintar. EZVIZ merangkainya dalam konsep “See it. Lock it. Secure it.” untuk menekankan bahwa kemudahan dan keamanan kini bisa berjalan bersama.
Smart lock jadi pusat sistem keamanan
Dalam kampanye tersebut, EZVIZ memperkenalkan dua smart lock terbaru, yaitu EZVIZ DL50FVS Plus dan EZVIZ DL20FVS Plus. Keduanya diposisikan sebagai bagian penting dari ekosistem keamanan rumah yang tidak lagi bergantung pada CCTV saja.
EZVIZ DL50FVS Plus hadir sebagai smart lock premium dengan teknologi face recognition. Pengguna bisa membuka pintu tanpa menyentuh perangkat dan tanpa memakai kunci fisik, sehingga akses masuk terasa lebih cepat dan praktis.
Perangkat ini juga dibekali anti-tamper alarm dan smart notification. Sistem akan mengirim notifikasi real-time ketika mendeteksi aktivitas mencurigakan di area pintu rumah.
Sementara itu, EZVIZ DL20FVS Plus menggunakan palm vein recognition atau pemindaian vena telapak tangan. Metode ini dinilai lebih aman karena pola vena lebih sulit dipalsukan dibanding PIN atau sidik jari.
Kehadiran dua perangkat ini menunjukkan fokus EZVIZ pada akses rumah berbasis AI dan biometrik. Pintu pun diposisikan sebagai bagian aktif dari sistem keamanan, bukan sekadar titik masuk.
Kamera bisa bergerak otomatis saat pintu dibuka
Daya tarik lain dari #SmartEZtCombo ada pada Smart Integration antarperangkat EZVIZ. Melalui integrasi ini, smart lock dapat terhubung langsung dengan kamera keamanan EZVIZ.
Saat pintu dibuka, kamera akan otomatis merekam area masuk rumah secara real-time. Sistem juga bisa mengirim notifikasi untuk percobaan pembobolan, kesalahan akses berulang, dan alarm anti-tamper ke aplikasi pengguna.
Integrasi ini membuat pengawasan rumah terasa lebih sederhana karena seluruh kontrol keamanan dapat diakses lewat satu aplikasi EZVIZ. Bagi pengguna, cara ini mengurangi kebutuhan berpindah perangkat saat memantau kondisi rumah.
Sorotan kamera 4G untuk lokasi tanpa Wi-Fi
Di luar smart lock, EZVIZ juga memperkenalkan lini kamera keamanan baru dengan perhatian khusus pada kategori 4G. Langkah ini ditujukan untuk area yang memiliki keterbatasan jaringan Wi-Fi.
EZVIZ HB8 Lite 4G Kit hadir sebagai kamera outdoor berbasis jaringan 4G. Perangkat ini cocok untuk rumah, gudang, toko, hingga proyek konstruksi yang tidak bergantung pada koneksi internet kabel.
EZVIZ juga membawa H9c Dual 4G dengan teknologi dual-lens camera. Kamera ini menawarkan area pemantauan yang lebih luas untuk kebutuhan pengawasan rumah maupun bisnis.
Untuk kategori Wi-Fi camera, EZVIZ menambahkan H9c Dual, H8c Pro 2K, C6N G1 4K, dan H7c Dual 2K+. Seluruh perangkat tersebut dibekali kualitas video tinggi dan fitur pemantauan cerdas untuk kebutuhan indoor maupun outdoor.
Privasi dan keamanan data ikut diperkuat
Di tengah makin banyaknya perangkat yang saling terhubung, EZVIZ menempatkan privasi dan keamanan data sebagai bagian penting dari ekosistemnya. Perusahaan telah mengantongi sertifikasi keamanan global seperti ISO/IEC 27001:2013, ISO/IEC 27701:2019, dan CSA STAR.
EZVIZ saat ini hadir di lebih dari 130 negara dengan lebih dari 65 juta pengguna aktif dan 300 juta perangkat terhubung secara global. Di Indonesia, merek ini sudah beroperasi sejak 2017 dan terus memperluas posisinya di pasar smart home security.
Melalui #SmartEZtCombo, EZVIZ ingin menunjukkan bahwa keamanan rumah modern bisa dibuat lebih terintegrasi tanpa terasa rumit. Kombinasi smart lock dan kamera pintar menjadi salah satu arah utama perusahaan untuk menghadirkan rumah pintar yang lebih aman, praktis, dan nyaman.
Source: id.mashable.com