Embolo Menggila di St Gallen, Swiss Hajar Yordania 4-1 dengan Efektivitas Mematikan

Breel Embolo menjadi pusat perhatian saat Swiss menghajar Yordania 4-1 dalam laga persahabatan internasional di St Gallen. Penyerang Swiss itu terlibat langsung dalam rangkaian gol pembuka dan membantu La Nati menunjukkan efisiensi yang sulit dibendung sepanjang pertandingan.

Kemenangan ini memperlihatkan kontrol penuh Swiss sejak awal laga. Yordania sempat mencoba bangkit setelah jeda, tetapi tim asuhan Murat Yakin tetap menjaga kendali permainan hingga akhir.

Embolo Mengawali Dominasi Swiss

Swiss langsung menekan dan menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0. Breel Embolo membuka skor pada menit ke-28 melalui eksekusi penalti setelah Remo Freuler dilanggar di kotak terlarang, dan keputusan itu diambil wasit setelah meninjau insiden lewat VAR.

Embolo kemudian kembali berperan besar lima menit berselang. Ia mengirim umpan terobosan yang membelah lini belakang Yordania, lalu Dan Ndoye menuntaskannya menjadi gol kedua Swiss.

Pengaruh Embolo belum berhenti sampai di situ. Menjelang turun minum, ia kembali dilanggar di area penalti, dan Granit Xhaka yang maju sebagai eksekutor memperbesar keunggulan tuan rumah menjadi 3-0.

Yordania Sempat Memberi Respons

Memasuki babak kedua, Yordania bermain lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-52 lewat Odeh Fakhoury, pemain berusia 20 tahun, yang melepaskan tembakan akurat dari tepi kotak penalti ke pojok gawang Swiss.

Gol tersebut sempat menghadirkan harapan bagi Yordania. Namun, Swiss tetap mampu menjaga ritme dan tidak membiarkan lawan berkembang terlalu jauh di sisa pertandingan.

Christian Fassnacht kemudian memastikan kemenangan besar Swiss pada menit ke-79. Gol itu menjadi gol pertamanya untuk timnas Swiss dalam lima tahun terakhir sekaligus mengembalikan jarak tiga gol bagi tuan rumah.

Hujan Deras Akhiri Laga Lebih Cepat

Pertandingan ini berakhir dengan suasana yang tidak biasa karena hujan deras turun pada menit-menit akhir. Wasit memutuskan menghentikan laga dua menit lebih cepat dari waktu normal 90 menit, sehingga rencana seremoni perpisahan pemain Swiss di hadapan publik sendiri tidak bisa terlaksana.

Meski penutupan laga terganggu cuaca, gambaran besarnya tetap jelas: Swiss tampil dominan dan efektif. Kemenangan 4-1 ini juga menjadi modal penting bagi skuad Murat Yakin menjelang keberangkatan ke Amerika Serikat untuk melanjutkan persiapan akhir sebelum turnamen besar dimulai.

Hasil tersebut menegaskan bahwa Swiss masih punya kombinasi kuat antara kendali permainan dan ketajaman lini depan. Embolo, Xhaka, Ndoye, dan Fassnacht sama-sama memberi kontribusi penting dalam malam yang membuat La Nati pulang dengan kepercayaan diri tinggi.

Source: mediaindonesia.com

Terkait