Ekuador datang ke laga melawan Curacao dengan satu misi yang sangat jelas: menang. Setelah sama-sama kalah di pertandingan pembuka Grup E, duel ini menjadi kesempatan paling masuk akal bagi kedua tim untuk mengambil poin pertama.
Pertemuan di Stadion GEHA Field at Arrowhead, Amerika Serikat, pada Minggu (21/6) pagi WIB itu terasa penting karena hasilnya bisa langsung mengubah arah langkah di fase grup. Ekuador kalah 0-1 dari Pantai Gading, sementara Curacao dipukul Jerman 1-7.
Beban Ada di Sisi Ekuador
Secara kualitas, Ekuador lebih diunggulkan di atas kertas. Kedalaman skuad dan pengalaman bertanding di level internasional menjadi modal yang membuat mereka dipandang punya peluang lebih besar untuk meraih tiga poin.
Namun, tekanan justru lebih besar mengarah ke La Tri. Jika kembali kalah, jalan Ekuador menuju babak gugur akan semakin berat, apalagi mereka masih harus menghadapi laga terakhir yang diprediksi sangat sulit melawan Jerman.
Pelatih Sebastian Beccacece meminta timnya tidak meremehkan Curacao. Ia menilai lawan tetap berbahaya, terutama lewat transisi cepat yang bisa menyulitkan jika Ekuador lengah.
Beccacece juga menekankan bahwa level Ekuador tidak sama dengan Jerman, sehingga kemenangan hanya bisa diraih lewat kerja keras. Fokus penuh, disiplin taktik, dan ketepatan mengambil keputusan menjadi tuntutan utama sepanjang laga.
Curacao Punya Misi Respons
Di sisi lain, Curacao datang dengan beban besar setelah kebobolan tujuh gol dari Jerman. Dick Advocaat ingin timnya segera menunjukkan respons yang lebih baik agar peluang mereka di klasemen sementara tetap hidup.
Status Curacao di turnamen ini sendiri sudah bersejarah. Negara kepulauan Karibia itu menjadi negara dengan populasi terkecil, sekitar 156.000 jiwa, yang berhasil menembus putaran final Piala Dunia.
Advocaat menyebut pencapaian itu sudah menjadi prestasi luar biasa. Meski begitu, Curacao tetap dituntut tampil lebih kompetitif jika ingin bertahan di persaingan Grup E.
Laga Penentu Arah Grup E
Dengan format baru Piala Dunia 2026, dua tim terbaik dari tiap grup lolos langsung ke babak 32 besar. Delapan tim peringkat ketiga terbaik dari total 12 grup juga masih punya jalan untuk melaju.
Itu membuat kemenangan atas Curacao menjadi sangat penting bagi Ekuador. Tiga poin bukan hanya membuka peluang lolos, tetapi juga membantu memulihkan kepercayaan diri setelah rekor tak terkalahkan mereka terhenti pada laga pertama.
Bagi Curacao, hasil positif akan menjaga harapan tetap menyala setelah start yang sangat berat. Laga ini pun menjadi ujian pertama apakah mereka mampu bangkit setelah dihajar Jerman atau kembali terjepit di Grup E.







