EA Sports mengambil jalan berbeda untuk F1 25. Alih-alih merilis game baru yang berdiri sendiri, perusahaan itu akan membawa musim 2026 ke dalam game lewat 2026 Season Pack yang meluncur global pada 3 Juni 2026.
Langkah ini membuat F1 25 tetap relevan sambil menunggu perubahan yang lebih besar di masa depan. EA juga menegaskan bahwa paket ini dirancang untuk “Rewrite the Grid”, sebuah pesan yang langsung mengarah pada perubahan besar di susunan tim, pembalap, dan regulasi.
Musim 2026 dibawa utuh ke dalam game
Pembaruan ini bukan sekadar daftar pembalap baru. EA memasukkan regulasi musim 2026, sirkuit Madrid GP, dua tim baru, dan perubahan elemen balap yang ikut memengaruhi strategi di lintasan.
Season Pack tersebut akan tersedia untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC. Dengan cakupan platform itu, EA menargetkan pemain aktif F1 25 yang ingin mengikuti format musim terbaru tanpa harus pindah ke judul baru.
Salah satu perubahan paling menonjol ada pada grid. Audi resmi mengambil alih Sauber, sementara Cadillac hadir sebagai tim baru di Formula 1 di bawah regulasi 2026 yang sudah direvisi.
Masuknya dua nama besar itu memberi warna baru pada kompetisi dalam game. Dampaknya bukan hanya pada pilihan tim, tetapi juga pada identitas musim dan dinamika karier yang dijalani pemain.
Roster pembalap ikut diperbarui
EA juga menyesuaikan daftar pembalap agar cocok dengan susunan musim 2026. Isack Hadjar akan bergabung dengan Max Verstappen di Red Bull Racing, sementara Cadillac diisi Sergio Perez dan Valtteri Bottas.
Perubahan roster ini membuat pembaruan terasa lebih dari sekadar tambahan visual. Pemain yang mengikuti mode musim penuh akan langsung merasakan struktur tim yang berbeda saat memulai balapan baru.
Kombinasi tim baru dan komposisi pembalap yang diperbarui memberi konteks baru bagi pemain. Hal ini juga membuat Season Pack terasa seperti pembaruan tingkat musim penuh, bukan sekadar paket kosmetik.
Madrid GP hadir lewat Madring
Tambahan baru yang paling menarik perhatian adalah Madrid Grand Prix. Balapan ini hadir melalui sirkuit jalan raya baru bernama Madring, yang menjadi lokasi balapan Madrid GP di dalam game.
Madring digambarkan sebagai trek yang cepat dan menantang. Karakter itu berpotensi menjadikannya salah satu lintasan yang paling menarik untuk dicoba, terutama bagi pemain yang menyukai street circuit.
Bagi game balap resmi, kehadiran sirkuit baru biasanya menjadi daya tarik utama. Dalam kasus ini, Madrid GP memberi alasan kuat bagi pemain lama untuk kembali ke F1 25 dan menjajal konten musim 2026.
Strategi balap ikut berubah
Perubahan penting lain datang dari mekanik balap. EA menghapus sistem DRS tradisional dan menggantinya dengan “Overtake Mode” untuk musim 2026 di dalam game.
Pergantian ini bisa mengubah cara pemain menyerang dan bertahan selama balapan. Sistem baru tersebut juga menambahkan lapisan strategi yang berbeda saat duel antarmobil terjadi.
Bagi penggemar simulasi balap, perubahan semacam ini biasanya terasa langsung di lintasan. Adaptasi menjadi bagian penting karena pemain tidak hanya harus mengenali tim dan pembalap baru, tetapi juga ritme balap yang berubah.
EA siapkan jeda menuju revolusi 2027
EA Sports memilih menjadikan musim 2026 sebagai DLC, bukan game penuh dengan harga baru. Keputusan ini diambil agar pengembang punya waktu melakukan perombakan mendasar pada engine.
Strategi tersebut diposisikan sebagai reset untuk menyiapkan pengalaman yang benar-benar baru pada 2027. Di sisi lain, F1 25 tetap dijaga agar selaras dengan perkembangan terbaru di Formula 1.
Harga global untuk 2026 Season Pack sudah diumumkan. Ekspansi standalone ini dibanderol $29.99 di konsol dan $24.99 di PC.
Untuk pemain yang belum memiliki game dasar, EA juga menyiapkan bundel lengkap. Paket itu dijual dengan harga global $54.99 untuk PC dan $59.99 untuk konsol.
Belum ada harga resmi untuk India, namun kisaran yang disebut adalah sekitar ₹2,500 hingga ₹2,999 untuk expansion, serta sekitar ₹4,499 hingga ₹4,999 untuk bundel lengkap. Dengan jadwal rilis yang sudah ditetapkan pada 3 Juni 2026, EA kini menempatkan F1 25 sebagai jembatan menuju era regulasi 2026 sambil membuka jalan bagi perubahan yang lebih besar di 2027.
Source: sundayguardianlive.com






