Pengguna Samsung yang baru pindah ke One UI 8.5 sempat mengira fitur Dual Recording hilang dari aplikasi kamera. Kenyataannya, fitur itu masih ada, hanya berpindah tempat dan kini dibuat lebih fleksibel untuk perekaman video.
Perubahan ini terasa penting bagi penonton konser dan pembuat konten yang sering mengandalkan dua kamera sekaligus. Di versi baru, Dual Rec tidak lagi berdiri sebagai mode terpisah, melainkan terhubung langsung ke mode Video dan mendapat dukungan zoom saat merekam.
Aksesnya berubah, bukan dihapus
Pada versi lama, Dual Rec bisa ditemukan di Camera > More > Dual Recording. Di One UI 8.5, jalurnya bergeser ke mode Video biasa, lalu dibuka lewat ikon empat kotak di samping tombol zoom.
Setelah ikon itu ditekan, pengguna memilih layout berbentuk kolase untuk masuk ke mode Dual Recording terbaru. Samsung menyediakan beberapa opsi tampilan, termasuk Picture-in-Picture yang mirip video call dan Split View yang membagi layar menjadi dua bagian.
| Aspek | Versi Lama | One UI 8.5 |
|---|---|---|
| Lokasi fitur | Camera > More > Dual Recording | Mode Video |
| Cara akses | Menu terpisah | Ikon empat kotak lalu layout kolase |
| Dukungan zoom | Tidak ada zoom dinamis | Ada zoom saat rekam |
| Opsi tampilan | Beragam kombinasi lensa | PiP dan Split View |
Begitu layout dipilih, pengguna tinggal menekan tombol Record. Alur ini membuat Dual Rec terasa lebih menyatu dengan perekaman video utama dan tidak lagi seperti fitur tambahan yang berdiri sendiri.
Zoom jadi pembeda terbesar
Pembaruan paling menonjol ada pada kemampuan zoom saat Dual Recording aktif. Karena sudah terintegrasi ke mode Video, pengguna bisa memanfaatkan rentang zoom kamera tanpa harus menghentikan rekaman.
Di Galaxy S26 Ultra, rentang zoom yang bisa dipakai mencapai 0,6x hingga 25x. Ini menjadi lompatan penting dibanding generasi sebelumnya yang tidak mendukung zoom dinamis sama sekali.
Bagi yang sering merekam konser, perubahan ini memberi ruang framing yang jauh lebih luwes. Komposisi gambar bisa diubah sesuai jarak ke panggung dan situasi di lapangan, tanpa memutus rekaman yang sedang berjalan.
Pada versi lama, pilihan kamera dibatasi pada focal length tetap seperti ultrawide 0,6x, wide 1x, telephoto 3x, atau kamera selfie. Karena itu, pengguna tidak bisa melakukan penyesuaian zoom yang dinamis di dalam Dual Rec.
Versi lama tetap tersedia
Samsung tidak membuang Dual Rec model lama. Fitur itu masih bisa diaktifkan secara manual lewat Camera > Settings > Camera Assistant, lalu menyalakan Dual Rec.
Setelah diaktifkan, menu Dual Rec lama akan muncul kembali di bagian More seperti sebelumnya. Mode ini tetap mempertahankan pola kerja lama, yakni merekam dengan dua lensa ber-focal length tetap tanpa dukungan zoom.
Mode lama juga masih menyimpan dua opsi hasil rekaman. Pengguna bisa memilih layout agar hasilnya menjadi satu video sesuai tampilan, atau separate files agar tiap kamera tersimpan sebagai dua video terpisah.
Di versi baru, kombinasi default yang dipakai adalah kamera selfie dan kamera belakang dengan opsi zoom. Sementara di versi lama, pengguna masih punya keleluasaan lebih luas untuk memilih kombinasi kamera, termasuk dua kamera belakang sekaligus, meski tanpa zoom dinamis.
Itulah sebabnya Dual Recording di One UI 8.5 tidak benar-benar lenyap, melainkan berubah bentuk. Samsung memberi dua pendekatan sekaligus, satu untuk kemudahan dan satu lagi untuk fleksibilitas kombinasi lensa, sehingga pengguna bisa memilih sesuai kebutuhan merekam.
Source: tekno.kompas.com






