Rekam transaksi dari aplikasi ojek online dapat menjadi faktor penting bagi driver yang ingin mengakses Kredit Usaha Rakyat atau KUR. Pendapatan digital selama enam bulan terakhir akan dipakai bank untuk menilai konsistensi usaha dan kemampuan membayar calon peminjam.
Skema ini membuka peluang pembiayaan hingga Rp500 juta bagi pengemudi aktif yang ingin menambah modal usaha sampingan atau merintis usaha baru. Namun, nominal pinjaman yang disetujui tetap bergantung pada analisis kelayakan serta kebijakan masing-masing bank penyalur.
Status UMKM Membuka Akses KUR
Akses KUR bagi pengemudi ojol dikaitkan dengan kebijakan Kementerian UMKM yang disebut mulai berlaku pada Juli 2026. Dalam kebijakan tersebut, driver akan ditetapkan sebagai pelaku usaha mikro di sektor transportasi online.
Status itu memungkinkan pengemudi memperoleh hak sebagai UMKM, termasuk mengajukan pembiayaan bersubsidi. Bank tetap menjadi pihak yang memverifikasi dokumen, memeriksa profil risiko, dan menentukan apakah pengajuan dapat diterima.
Pengemudi yang hendak mengajukan KUR Driver Ojol perlu memastikan statusnya masih aktif pada platform aplikator. Ketentuan yang disebutkan mencakup mitra Gojek, Grab, Maxim, maupun penyedia jasa sejenis dengan masa aktif sedikitnya enam bulan berturut-turut.
Plafon Rp100 Juta Tidak Memerlukan Agunan Tambahan
Perbedaan utama dalam pengajuan terletak pada nilai plafon yang diminta. Pinjaman hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan, sedangkan pengajuan di atas nilai tersebut membutuhkan jaminan sesuai ketentuan bank.
| Plafon Pinjaman | Ketentuan Agunan | Fokus Penilaian Bank |
|---|---|---|
| Hingga Rp100 juta | Tanpa agunan tambahan | Profil transaksi dan konsistensi pendapatan digital |
| Rp100 juta hingga Rp500 juta | Memerlukan jaminan tambahan | Jenis dan nilai jaminan mengikuti kebijakan bank penyalur |
Bagi pemohon plafon hingga Rp100 juta, data transaksi dan pendapatan digital menjadi dasar penilaian yang penting. Sementara itu, pengemudi yang membutuhkan dana Rp100 juta sampai Rp500 juta harus menyiapkan jaminan tambahan dengan bentuk serta nilai yang ditetapkan bank.
Syarat Dasar yang Perlu Dipenuhi
Selain aktif sebagai mitra aplikator, pemohon harus berstatus Warga Negara Indonesia dan memiliki e-KTP serta Kartu Keluarga. Catatan kredit juga menjadi perhatian karena bank akan memeriksa riwayat pembiayaan melalui SLIK OJK.
Calon debitur diwajibkan tidak memiliki tunggakan dan tidak sedang menanggung pinjaman produktif aktif pada bank lain. Pada masa transisi aturan per Juli 2026, Nomor Induk Berusaha atau NIB disebut belum diprioritaskan sebagai syarat mutlak.
Relaksasi NIB tersebut ditujukan untuk mempercepat pengajuan pengemudi yang belum memiliki legalitas usaha formal. Meski demikian, pemohon tetap perlu menyiapkan Surat Keterangan Usaha dari kelurahan atau desa setempat sebagai salah satu dokumen pendukung.
Berkas Pendapatan Digital Harus Disiapkan
Bukti aktivitas usaha menjadi bagian penting karena banyak driver tidak memiliki pembukuan manual maupun slip gaji. Bank dapat menggunakan cetakan riwayat transaksi harian atau laporan saldo akun aplikasi ojol selama enam bulan terakhir untuk membaca pola pendapatan.
- Fotokopi e-KTP pemohon dan e-KTP pasangan bagi yang sudah menikah.
- Fotokopi Kartu Keluarga serta akta nikah atau buku nikah.
- Riwayat transaksi harian atau laporan saldo akun aplikasi ojol selama enam bulan terakhir.
- Surat Keterangan Usaha dari kelurahan atau desa setempat.
Data digital tersebut membantu bank menilai apakah pendapatan pemohon berlangsung konsisten dari waktu ke waktu. Kelengkapan berkas juga dapat memudahkan proses verifikasi ketika pengemudi mengajukan Syarat KUR melalui kantor cabang maupun layanan digital bank.
Pengajuan Dapat Dilakukan Lewat Dua Jalur
Pengemudi dapat mendatangi kantor cabang bank penyalur seperti BRI, Mandiri, atau BNI dengan membawa berkas fisik. Pada jalur ini, pemohon menyampaikan tujuan pengajuan KUR untuk klasterisasi transportasi online dan mengisi formulir sesuai arahan petugas.
Alternatif lainnya adalah mengajukan melalui portal KUR resmi bank yang dipilih dengan menggunakan alamat email aktif. Pemohon perlu membuat akun, mengisi identitas dan informasi pendapatan, lalu mengunggah e-KTP, Kartu Keluarga, serta laporan atau tangkapan layar pendapatan aplikasi.
Setelah dokumen masuk, bank akan menjalankan verifikasi dan analisis kelayakan keuangan calon debitur. Jika verifikasi lapangan serta penilaian risiko memenuhi standar, pemohon akan diundang menandatangani akad kredit sebelum dana ditransfer ke rekening.







