Dominik Livakovic menjadi salah satu kiper yang paling menentukan bagi Kroasia dalam beberapa tahun terakhir. Di Piala Dunia 2022, ia bukan hanya menjaga gawang, tetapi ikut mengubah jalannya pertandingan besar lewat penyelamatan yang datang di momen paling krusial.
Nama Livakovic makin kuat setelah tampil tenang di bawah tekanan, cepat dalam refleks, dan sangat efektif ketika laga masuk ke adu penalti. Performa itu membuat statusnya sebagai kiper utama Kroasia makin tak tergantikan dan sekaligus mengangkat reputasinya di level Eropa.
Profil singkat Dominik Livakovic
Livakovic berusia 31 tahun dan lahir di Zadar, Kroasia, pada 9 Januari 1995. Dengan tinggi 1,88 meter, ia punya postur yang mendukung saat menghadapi situasi satu lawan satu dan bola-bola sulit di depan gawang.
| Data | Informasi |
|---|---|
| Nama | Dominik Livakovic |
| Usia | 31 tahun |
| Tanggal lahir | 9 Januari 1995 |
| Tempat lahir | Zadar, Kroasia |
| Tinggi badan | 1,88 meter |
Karier mudanya dimulai di NK Zadar, klub kota kelahirannya. Setelah itu, ia melanjutkan perkembangan di NK Zagreb dan menjalani debut profesional di sana.
Langkah besar di level klub
Performa di NK Zagreb membuka jalan ke Dinamo Zagreb pada 2016. Di klub ini, Livakovic tumbuh menjadi kiper utama dan tampil lebih dari 290 kali di semua kompetisi.
Selama membela Dinamo Zagreb, ia mengoleksi enam gelar Croatian First Football League, dua Croatian Cup, dan satu Croatian Super Cup. Ia juga rutin bermain di kompetisi UEFA, pengalaman yang memperkaya jam terbangnya di level tinggi.
Pada musim panas 2023, Livakovic pindah ke Fenerbahce. Kepindahan itu menjadi salah satu langkah terbesar dalam karier klubnya dan membawanya ke kompetisi domestik yang sangat kompetitif di Turki.
Peran penting bersama Kroasia
Livakovic menjalani debut senior untuk Kroasia pada 11 Januari 2017 dalam laga persahabatan melawan Chile di China Cup yang berakhir 1-1. Saat itu, ia masih berada di belakang Danijel Subasic dalam persaingan posisi penjaga gawang.
Setelah Piala Dunia 2018, posisinya naik menjadi pilihan utama. Sejak itu, ia menjadi nama yang konsisten masuk skuad Kroasia untuk UEFA Nations League, Kualifikasi Piala Dunia, Kejuaraan Eropa, dan Piala Dunia.
Statusnya sebagai kiper nomor satu makin kokoh setelah Danijel Subasic pensiun. Dari sana, Livakovic berkembang menjadi salah satu pemain paling dipercaya di tim nasional.
Momen yang membuat semifinal Piala Dunia 2022 berubah arah
Panggung terbesar Livakovic datang di Piala Dunia 2022. Saat melawan Jepang di babak 16 besar, ia mencatat 11 penyelamatan, sebuah rekor turnamen, lalu menggagalkan tiga penalti dalam adu penalti.
Ia kembali tampil besar ketika Kroasia menghadapi Brasil di perempat final. Rangkaian penyelamatan itu membantu Kroasia menyingkirkan salah satu favorit turnamen lewat adu penalti dan menjaga langkah mereka tetap hidup hingga babak akhir.
Penampilan konsistennya sepanjang turnamen membawa Kroasia finis di posisi ketiga. Mereka menutup perjalanan dengan kemenangan atas Maroko dalam perebutan tempat ketiga setelah menembus semifinal.
Mengapa Livakovic sangat berharga
Kombinasi tinggi badan, refleks, dan ketenangan membuat Livakovic menonjol di antara para kiper generasinya. Kemampuannya dalam adu penalti juga berulang kali menjadi pembeda saat Kroasia berada di bawah tekanan besar.
Dengan pengalaman panjang di klub dan tim nasional, Livakovic tetap menjadi figur penting bagi Fenerbahce dan Kroasia. Reputasinya sebagai penjaga gawang yang bisa diandalkan terus bertahan setelah lebih dari satu dekade tampil di level atas.
Source: bolavip.com






