DJI Osmo Pocket 4 Bukan Upgrade Biasa, 4K 240fps dan True D-Log Tinggalkan Pocket 3

DJI Osmo Pocket 4 hadir dengan arah pembaruan yang jauh lebih serius dibanding sekadar penyegaran generasi. Dibanding Osmo Pocket 3, kamera saku ini membawa sensor 1 inci bertipe stacked, kemampuan slow motion 4K/240fps, dan penyimpanan internal 107GB.

Peningkatan itu membuat Pocket 4 terasa lebih dekat ke kebutuhan kreator yang mengejar kualitas gambar, kontrol manual, dan alur kerja pascaproduksi yang lebih fleksibel. Dalam artikel referensi Notebookcheck, perangkat ini bahkan disebut sebagai pergeseran besar menuju workflow yang lebih profesional.

Sensor yang naik kelas

Perubahan paling mencolok ada pada sektor sensor dan rentang dinamis. Osmo Pocket 4 memakai sensor stacked 1 inci 37MP dengan aperture f/2.0, lensa 20mm, dan dynamic range 14 stop, sedangkan Pocket 3 masih mengandalkan sensor 1 inci 9,4MP dengan dynamic range 12 stop.

Artinya, Pocket 4 punya modal lebih kuat untuk menangkap detail di area gelap dan terang secara bersamaan. Sensitivitasnya juga meningkat, dengan ISO maksimum foto mencapai 12.800 dan video 26.600, sementara Pocket 3 berada di 6.400 untuk foto dan 16.000 untuk video.

Slow motion jauh lebih ekstrem

DJI juga mengerek kemampuan perekaman gerak lambat secara signifikan. Jika Pocket 3 berhenti di 4K/120fps, Pocket 4 melesat dua kali lipat menjadi 4K/240fps.

Peningkatan ini penting bagi pengguna yang ingin membuat adegan dramatis tanpa menurunkan resolusi. Pada saat yang sama, Pocket 4 juga beralih ke true 10-bit D-Log dengan 14 stop dynamic range.

Perubahan ini menjadi sorotan karena Pocket 4 tidak lagi memakai D-Log M dan HLG seperti Pocket 3. Artikel referensi menjelaskan bahwa D-Log pada model baru dibuat benar-benar flat, bukan gamma-assisted seperti D-Log M, sehingga memberi ruang grading warna yang lebih luas meski file hasil rekamannya lebih menuntut saat diedit.

Penyimpanan dan transfer lebih praktis

Salah satu pembaruan yang paling terasa untuk penggunaan harian adalah hadirnya memori internal 107GB. Pocket 3 tidak memiliki penyimpanan internal dan sepenuhnya bergantung pada microSD, meski keduanya sama-sama mendukung kartu hingga 1TB.

DJI juga meningkatkan konektivitas. Pocket 4 sudah memakai Wi‑Fi 6 dan USB 3.1, sedangkan Pocket 3 masih menggunakan Wi‑Fi 5 dan USB 2.0.

Kontrol fisik lebih matang

Di bagian bodi, Pocket 4 mendapat tombol zoom dan custom baru di samping tombol rekam. DJI juga mengganti joystick standar milik Pocket 3 menjadi joystick analog yang lebih responsif terhadap kecepatan gerak.

Tambahan ini menjawab salah satu keluhan utama pada generasi sebelumnya, yakni kontrol manual yang masih terlalu sering bergantung pada layar sentuh. Dengan pengaturan fisik yang lebih lengkap, proses pengambilan gambar terasa lebih cepat dan terarah.

Baterai, tracking, dan paket aksesori

Kapasitas baterai kedua model sama, yakni 1.545 mAh, tetapi daya tahan Pocket 4 meningkat menjadi 240 menit pada 1080p/24fps. Pocket 3 berada di 166 menit, sehingga selisihnya cukup jauh untuk sesi perekaman panjang.

Untuk pelacakan subjek, Pocket 4 memakai ActiveTrack 7.0, sedangkan Pocket 3 masih menggunakan ActiveTrack 6.0. Sistem baru ini disebut mendukung pelacakan saat zoom 2x dan 4x, termasuk untuk hewan peliharaan dan kendaraan.

Di sisi kelengkapan, Pocket 4 juga membawa magnetic fill light di bagian atas gimbal dan penutup pelindung kepala gimbal untuk penyimpanan. Pada paket Creator Combo, perangkat ini hadir dengan DJI Mic 3, Magnetic Mini Fill Light, battery handle, mini tripod, adaptor lensa wide-angle, soft pouch, dan carrying bag, sementara Pocket 3 Creator Combo masih mengandalkan Mic 2 tanpa fill light magnetik.

Source: www.notebookcheck.net
Exit mobile version