Di Yogyakarta, Fazzio Dan Grand Filano Tampil Lebih Berani, Karya Wanita Ikut Mencuri Perhatian

Yogyakarta menutup CLASSY Modifest 2026 dengan pemandangan yang berbeda dari banyak gelaran modifikasi lain. Bukan hanya karya yang rapi dan berani, tetapi juga partisipasi peserta wanita yang ikut mengangkat level persaingan.

Dalam kolaborasi Yamaha dan Land of Leisures itu, budaya modifikasi bertemu seni, lifestyle, dan hiburan dalam satu festival kreatif. Hasilnya, Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid kembali terlihat seperti kanvas yang makin bebas diolah oleh para kreator.

Peserta wanita ikut mendorong persaingan

Salah satu sorotan terbesar datang dari tingginya keterlibatan peserta wanita di kompetisi modifikasi. Mereka tidak hanya hadir sebagai penikmat acara, tetapi juga tampil lewat karya yang mampu bersaing dengan peserta lain.

Chief Yamaha Area DDS 3, Esra Paseru, menilai Yogyakarta memberi kejutan positif karena tiap kota membawa cerita berbeda. Ia juga menyebut meningkatnya partisipasi peserta wanita menunjukkan budaya modifikasi Classy Yamaha semakin berkembang dan makin inklusif.

Karya yang harus diputuskan lewat diskusi ketat

Persaingan di kelas modifikasi berlangsung ketat karena kualitas karya dinilai merata. Esra mengatakan dewan juri sampai perlu berdiskusi cukup intens untuk menentukan pemenang.

Di kelas Yamaha Fazzio Hybrid, gelar Best of The Best diraih Febry Irwantos lewat motor Fazzitos. Konsep Clean Retro Look tampil lewat dominasi warna putih mutiara, grafis minimalis bermotif ombak abu-abu, dan aksen papan catur yang memberi kesan dinamis.

KategoriPemenangNama MotorKonsep Utama
Yamaha Fazzio HybridFebry IrwantosFazzitosClean Retro Look
Grand Filano HybridEnggarino DiambonaFilantoiseJapanese Scooter

Fazzitos juga dibekali aksesori fungsional agar tampilan tetap rapi. Perpaduan itu membuatnya terlihat klasik, tetapi tetap membawa nuansa urban modern yang terasa premium.

Di kategori Grand Filano Hybrid, penghargaan Best of The Best jatuh kepada Enggarino Diambona melalui motor Filantoise. Karyanya mengusung tema Japanese Scooter dengan grafis bergaya Irezumi berisi ilustrasi ombak, awan, bunga sakura, dan topeng tradisional.

Sentuhan visual tersebut dipadukan dengan part premium pada sektor kaki-kaki. Hasilnya, Filantoise tampil sporty dan artistik, namun tetap menjaga karakter classy dan premium khas Grand Filano Hybrid.

Bukan sekadar adu modifikasi

CLASSY Modifest 2026 Yogyakarta juga menghadirkan lebih banyak aktivitas di luar kompetisi. Pengunjung bisa melihat Yamaha Grand Filano Gen 1 bermesin CBU yang memiliki nilai historis sebagai salah satu cikal bakal perjalanan skutik premium Yamaha.

Ada pula kolaborasi spesial antara Yamaha Grand Filano Hybrid dan Land of Leisures yang dimodifikasi oleh Disaster Tigabelas. Karya bertema Urban-Art Fusion itu mengusung prinsip less is more dengan front rack, grab rail bergaya buddy seat, maltese mirror end, dan wheel dop 12 inci.

Modifikasi tersebut dibuat sederhana namun tetap fungsional, sehingga karakter urban tetap terjaga tanpa menghilangkan kesan classy dan premium. Di area yang sama, acara juga diramaikan City Touring bersama pengguna lini Classy Yamaha.

Keseruan berlanjut lewat kompetisi lifestyle seperti Beyblade dan Fingerboard Competition, penampilan modern dance dari Y2C, serta exclusive parking area untuk pemilik Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid. Penutupan di Yogyakarta memperlihatkan bahwa budaya modifikasi skutik Classy Yamaha terus tumbuh sebagai ruang ekspresi yang semakin luas bagi generasi muda.

Source: voi.id

Terkait