DFSK bersiap membawa E5 Plus ke Indonesia sebagai SUV plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV, dan langkah ini langsung menempatkannya di jalur elektrifikasi yang makin ramai diperebutkan. Pemesanan model tersebut dibuka pada 23 Juni 2026 di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Yang membuatnya menarik, DFSK belum membuka seluruh detail produk. Harga resmi baru akan diumumkan saat peluncuran di GIIAS 2026 pada 29 Juli, sementara bocoran fitur akan mulai diungkap lebih dulu sebagai pemanasan.
Wajah baru yang lebih futuristis
Sebelum peluncuran resmi, DFSK lebih dulu memperlihatkan E5 Plus kepada media otomotif nasional pada Senin, 15/6/2026. Dari tampilan luar, mobil ini tampil dengan desain yang mengarah kuat ke karakter mobil listrik.
Grille tertutup, lampu depan model menyatu atau full-width, serta lampu belakang memanjang memberi kesan modern dan berbeda dari SUV konvensional. Di sisi samping, pelek multi palang dan aksen krom di sekeliling jendela membuat tampilannya terlihat rapi.
Proporsinya juga terasa besar. DFSK E5 Plus memiliki panjang 4.760 mm, lebar 1.865 mm, tinggi 1.710 mm, serta jarak sumbu roda 2.785 mm.
PHEV dengan tenaga listrik lebih dominan
Status elektrifikasi E5 Plus terlihat dari emblem elektrifikasi pada bocoran gambar yang beredar. Saat diuji, mobil ini juga tercatat melakukan pengisian daya di beberapa fasilitas SPKLU.
Secara global, DFSK E5 mengusung mesin bensin 1.5 liter Naturally Aspirated dengan siklus Atkinson. Mesin itu menghasilkan tenaga sekitar 109 HP dan torsi 135 Nm.
Tenaga utama datang dari motor listrik yang output-nya lebih besar, yakni berkisar 174 hingga 215 HP tergantung varian pasar. Tenaga disalurkan melalui transmisi E-CVT dan sistem penggerak roda depan atau FWD.
Baterai dan jarak tempuh yang disiapkan
DFSK membekali model ini dengan baterai berkapasitas 17,52 kWh. Dalam spesifikasi globalnya, baterai tersebut memungkinkan jarak tempuh sekitar 87 hingga 140 km.
Kombinasi mesin bensin dan motor listrik membuat E5 Plus lebih fleksibel untuk kebutuhan harian. Format PHEV memberi ruang bagi DFSK untuk menawarkan SUV yang tetap bisa mengandalkan bahan bakar, tetapi punya dukungan daya listrik yang lebih besar.
Di Indonesia, fokus awal DFSK masih pada pengenalan bentuk dan posisi produk sebelum rincian lengkap dibuka ke publik. Karena itu, GIIAS 2026 akan menjadi momen penting untuk menjawab pertanyaan soal interior, fitur, dan harga resmi E5 Plus.
Source: www.liputan6.com






