Denza N9 Setir Kanan Tertangkap Uji, SUV Rp1 Miliar Ini Siap Goyang BMW X7

Denza N9 mulai menunjukkan arah yang lebih serius untuk pasar setir kanan setelah tertangkap kamera menjalani pengujian di Australia. Bukan hanya bodi SUV besar yang menarik perhatian, tetapi juga konfigurasi kemudi kanan yang memberi sinyal kuat soal target ekspansi berikutnya.

Temuan itu membuat N9 semakin diperhitungkan sebagai rival SUV premium Eropa seperti BMW X7 dan Mercedes-Benz GLS. Alasannya bukan sekadar ukuran dan kemewahan, melainkan juga angka performa yang berada di wilayah sangat agresif untuk sebuah SUV tiga baris.

Uji jalan di Australia beri petunjuk penting

Unit yang terlihat diuji disebut berada di dekat kantor pusat Denza di Sydney. Pelat registrasi negara bagian Victoria yang terpasang pada mobil itu ikut memperkuat dugaan bahwa pengujian dilakukan untuk kebutuhan pasar regional.

Australia disebut sebagai salah satu pasar ekspor utama Denza, sekaligus lokasi uji coba untuk perluasan merek ke Eropa, Asia, dan Amerika Selatan. Dengan hadirnya setir kanan, peluang masuk ke negara-negara yang memakai konfigurasi serupa ikut terbuka lebih lebar.

Sampai saat ini, Denza belum memberi komentar resmi soal kemungkinan peluncuran N9 di Australia. Namun, langkah pengujian di jalan raya sudah cukup memberi gambaran bahwa pengembangannya mengarah ke pasar yang lebih luas.

SUV besar enam kursi dengan pendekatan mewah

Denza N9 adalah SUV tiga baris dengan konfigurasi enam kursi dan memakai konstruksi monokok. Pendekatan ini menempatkannya lebih dekat ke karakter kenyamanan dan performa berkendara di jalan raya ketimbang utilitas berat ala ladder frame.

Di lini produk Denza, N9 juga disebut sebagai SUV paling mewah saat ini. Posisi itu menegaskan ambisi merek premium di bawah payung BYD untuk menembus segmen atas dengan produk yang tidak hanya besar, tetapi juga bertenaga.

Format bodi dan kabin tersebut membuat N9 jelas membidik konsumen yang biasanya melirik SUV premium Eropa. Karena itu, perbandingan dengan BMW X7 dan Mercedes-Benz GLS menjadi sangat relevan.

Tenaga gabungan 680 kW jadi pembeda utama

Denza N9 menggunakan sistem plug-in hybrid yang menggabungkan mesin bensin 2.0 liter turbo empat silinder dengan tiga motor listrik. Mesin bensinnya menyumbang 152 kW dan torsi 325 Nm.

Susunan motor listriknya terdiri dari motor depan 200 kW dengan torsi 315 Nm, serta dua motor belakang yang masing-masing menghasilkan 240 kW dan torsi 360 Nm. Total tenaga gabungannya mencapai sekitar 680 kW dengan torsi 1.035 Nm.

Angka itu membuat N9 berada di level performa yang sangat tinggi untuk SUV tiga baris. Denza mengklaim akselerasi 0-100 km/jam hanya 3,7 detik, lebih cepat dari Mercedes-AMG GLS yang disebut mencatat 4,2 detik.

Baterai besar dan jarak tempuh listrik panjang

Sebagai PHEV, N9 dibekali baterai berkapasitas besar yang bahkan disebut lebih besar daripada banyak mobil listrik murni saat ini. Kapasitas itu juga disebut melampaui Tesla Model Y penggerak roda belakang yang memakai baterai 62,5 kWh.

Berdasarkan standar CLTC di China, N9 mampu melaju hingga 420 kilometer hanya dengan tenaga listrik. Dengan standar WLTP yang lebih ketat, jaraknya diperkirakan masih berada di kisaran 300 kilometer.

Dalam mode hybrid, Denza mengklaim jarak tempuh gabungannya bisa mencapai 1.520 kilometer berdasarkan CLTC. Saat baterai habis, konsumsi bahan bakarnya disebut 5,9 liter per 100 kilometer.

Harga di China dan peluang di Australia

Di pasar China, Denza N9 dijual pada rentang 409.800 yuan hingga 469.800 yuan. Nilai itu setara sekitar Rp1 miliar sampai Rp1,2 miliar, menempatkannya di kelas harga premium yang cukup agresif.

Jika masuk ke Australia, harganya diperkirakan berada di atas 100.000 dolar Australia sebelum biaya jalan raya. Meski begitu, angka itu masih jauh di bawah Mercedes-Benz GLS450d yang dibanderol mulai 189.990 dolar Australia.

Perpaduan harga, performa, dan jarak tempuh membuat N9 layak diawasi lebih jauh. Dengan setir kanan yang sudah muncul dalam pengujian, SUV ini semakin terlihat siap mengusik pemain mapan di segmen SUV tiga baris premium.

Source: otodriver.com

Terkait