Dendy Sulistyawan Tinggalkan Bhayangkara FC, Akhiri 9 Tahun Peran Penting di Lini Depan

Author: Cung Media

Kepergian Dendy Sulistyawan dari Bhayangkara FC menandai akhir dari sebuah hubungan panjang yang jarang terjadi di sepak bola modern. Setelah sembilan tahun berseragam The Guardian, penyerang yang akrab dengan nomor punggung 22 itu resmi berpamitan lewat unggahan di Instagram pribadinya.

Pamitnya Dendy langsung menyita perhatian karena ia bukan sekadar pemain yang datang dan pergi. Selama membela Bhayangkara FC, ia tumbuh menjadi salah satu wajah penting tim dan meninggalkan jejak yang kuat di lini depan.

Sembilan tahun yang penuh peran dan catatan

Selama sembilan musim bersama Bhayangkara FC, Dendy tampil dalam 213 pertandingan. Dari jumlah itu, ia mencatat 33 gol, 22 assist, dan 12.132 menit bermain.

Angka tersebut menunjukkan peran yang konsisten di skuad utama. Dengan kontribusi itu, Dendy menjadi salah satu penyerang lokal yang memberi warna dalam perjalanan Bhayangkara FC di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Dalam pesan perpisahannya, Dendy menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan klub. Ia juga menegaskan bahwa mengenakan jersey The Guardian merupakan sebuah kehormatan.

Perpisahan yang terasa emosional

Unggahan perpisahan itu memperlihatkan ikatan yang kuat antara pemain dan klub. Dendy menyebut pelajaran serta kebanggaan selama berseragam Bhayangkara FC akan tetap menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Kebersamaan panjang itu kini resmi berakhir, tetapi nilai pengabdian Dendy tetap melekat pada catatan klub. Ia bukan hanya hadir sebagai anggota skuad, tetapi juga sebagai figur penting yang konsisten mengisi sektor depan.

Lama pengabdian tersebut terasa istimewa karena jarang ada pemain yang bertahan begitu lama di satu klub. Situasi ini membuat kepergian Dendy menjadi sorotan bagi pendukung Bhayangkara FC.

Jejak sebelum menjadi andalan The Guardian

Sebelum dikenal luas bersama Bhayangkara FC, Dendy lebih dulu meniti karier di Persela Lamongan. Ia memulai langkah profesional di klub tanah kelahirannya dan kemudian menembus tim utama pada 2016.

Bersama Persela, Dendy mencatat 27 penampilan dengan torehan 11 gol dan 5 assist. Performa itu menjadi pintu masuk bagi dirinya untuk naik ke level yang lebih tinggi di sepak bola nasional.

Dari sana, namanya semakin diperhitungkan sebagai penyerang lokal. Perjalanan itu berlanjut hingga ia menjadi salah satu pemain yang paling identik dengan Bhayangkara FC dalam beberapa musim terakhir.

Masa depan masih terbuka

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai klub baru yang akan menjadi tujuan berikutnya bagi Dendy Sulistyawan. Kondisi itu membuat arah kariernya masih menjadi perhatian setelah ia menutup babak panjang bersama Bhayangkara FC.

Keputusan hengkang ini menutup satu fase penting dalam perjalanan seorang penyerang yang memberi kontribusi nyata. Bagi Bhayangkara FC, kepergian Dendy meninggalkan ruang besar yang harus diisi, sementara bagi sang pemain, langkah berikutnya masih dinanti banyak pihak.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru