Spanyol melangkah ke final Piala Dunia 2026 dengan keyakinan yang tinggi setelah menyingkirkan Prancis 2-0 di semifinal. Luis de la Fuente bahkan menyebut La Furia Roja sebagai tim terbaik dunia saat ini.
Hasil itu tidak lahir dari dominasi besar, tetapi dari efisiensi saat momen penting datang. Mikel Oyarzabal membuka keunggulan lewat penalti, lalu Pedro Porro memastikan kemenangan dengan penyelesaian klinis yang menutup perlawanan Prancis.
Proyek yang Dibangun Hampir Empat Tahun
De la Fuente menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari proses panjang, bukan hasil instan. Ia menyebut fondasi keberhasilan Spanyol dibangun dari sebuah ide yang dijaga konsisten hampir empat tahun terakhir.
“Kami memulai perjalanan ini hampir empat tahun lalu dengan sebuah ide, dan kami tetap setia pada ide tersebut. Kini, ide itu membawa kami sampai ke sini,” ujar De la Fuente seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Menurut pelatih berusia 64 tahun itu, konsistensi pada filosofi permainan menjadi alasan utama Spanyol bisa kembali bersaing di level tertinggi. Ia menilai perjalanan panjang tersebut akhirnya membawa timnya ke panggung final dengan cara yang meyakinkan.
Prancis Kuat, Tetapi Spanyol Dinilai Lebih Unggul
De la Fuente mengakui kualitas Prancis yang memiliki nama-nama besar seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise. Namun, ia menilai Spanyol tampil pada level yang lebih tinggi sepanjang pertandingan.
“Hari ini, kami menghadapi salah satu tim nasional terbaik di dunia, tetapi di hadapan mereka berdiri tim terbaik di dunia. Itulah perbedaannya,” tegas De la Fuente.
Spanyol memang tidak tampil dengan tekanan besar sepanjang laga, tetapi mereka menjaga efisiensi dan disiplin. Lini belakang juga mampu meredam ancaman Prancis sehingga pertandingan berjalan sesuai rencana La Furia Roja.
Mentalitas Skuad Jadi Sorotan
Selain skor akhir, De la Fuente memberi perhatian besar pada sikap para pemainnya. Ia menyebut skuad Spanyol menunjukkan dedikasi, solidaritas, kemurahan hati, dan bakat luar biasa sejak proyek ini dimulai.
“Para pemain ini pantas mendapatkan segalanya. Setiap hari mereka menunjukkan komitmen, solidaritas, kemurahan hati, dan talenta yang luar biasa. Mereka membuat sesuatu yang sulit terlihat begitu mudah,” katanya.
Apresiasi itu memperlihatkan kuatnya kepercayaan di dalam tim. Bagi De la Fuente, kerja kolektif menjadi kunci yang membuat Spanyol mampu menembus final dengan meyakinkan.
Selangkah Lagi Menuju Gelar Dunia
Kemenangan atas Prancis membuat Spanyol tinggal satu langkah lagi dari trofi paling bergengsi di sepak bola internasional. Mereka kini menunggu pemenang semifinal antara Inggris dan Argentina untuk tampil di partai final.
Dengan performa yang stabil dan kepercayaan diri yang meningkat, Spanyol berada dalam posisi ideal untuk menulis sejarah baru. La Furia Roja hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengangkat gelar juara dunia.
