Berkendara malam hari tetap punya risiko tinggi, terutama saat jalan sepi atau berliku. Di kondisi seperti ini, dashcam dengan night vision jadi perangkat yang makin relevan karena mampu menjaga rekaman tetap terang, tajam, dan minim noise saat cahaya terbatas.
Pilihan yang tepat tidak hanya ditentukan oleh kualitas gambar. Fitur keselamatan, sudut pandang, konektivitas, dan kemampuan perekaman juga ikut menentukan seberapa berguna dashcam itu untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.
Opsi terjangkau hingga kelas premium
Rentang harga dashcam night vision di pasaran berada di kisaran Rp1,6 juta hingga Rp8 jutaan. Selisih harga itu biasanya mengikuti kelas sensor, resolusi, fitur bantuan pengemudi, dan dukungan konektivitas yang ditanamkan pada perangkat.
Di kelas ini, lima model menonjol karena menawarkan kombinasi fitur yang cukup lengkap. Masing-masing membawa keunggulan berbeda, mulai dari harga hemat hingga kemampuan rekam dan keamanan yang lebih tinggi.
MeTrack MEBK01: harga paling ramah kantong
MeTrack MEBK01 cocok untuk pengguna dengan anggaran terbatas yang tetap ingin fitur night vision. Kamera depannya merekam hingga 2K, sementara kamera belakang mendukung 1080p.
Model ini memakai layar IPS dan bukan TFT, lalu dibekali fitur Night Vision untuk membantu ketajaman gambar saat cahaya minim. Ada juga G-Sensor dan mode parkir 24 jam, dengan harga Rp1,6 jutaan.
70mai A500S: fitur seimbang di kelas menengah
70mai A500S masuk daftar menarik karena menawarkan keseimbangan fitur yang cukup lengkap. Dashcam ini merekam hingga resolusi 2.7K dengan sensor Sony IMX335.
Untuk membantu rekaman malam, perangkat ini menggunakan fitur Owl Vision yang dirancang memberi kontras tinggi dan noise reduction yang optimal. Dukungan ADAS, GPS terintegrasi, kontrol lewat aplikasi, dan Loop Recording membuat nilainya semakin kuat.
Sudut pandang lensanya mencapai 130 derajat. Harga 70mai A500S berada di sekitar Rp2,1 jutaan.
Viofo A129 Duo: dua varian, dua kelas resolusi
Viofo A129 Duo hadir dalam dua varian, yaitu Pro dengan perekaman 4K dan Plus dengan perekaman 2K. Keduanya sama-sama memakai sensor Sony CMOS dan dilengkapi Super Night Vision untuk membantu kualitas video pada kondisi low light.
Dashcam ini juga memakai Supercapacitor yang dikenal tahan lama. Ada pula WiFi 2.4GHz untuk koneksi yang stabil dan filter CPL untuk mengurangi noise serta membuat gambar lebih jernih, dengan harga berkisar Rp3,5 juta–Rp5,4 jutaan.
Garmin Dash Cam 67W: lensa lebar dan fitur keselamatan
Garmin Dash Cam 67W menawarkan perekaman 2K dengan sudut pandang 180 derajat. Desain kotaknya dibuat praktis untuk pemasangan di kabin.
Dari sisi keamanan, Garmin menyematkan Forward Collision Warning, Lane Departure Warning, dan Go Alerts. Harga perangkat ini berada di kisaran Rp4,9 juta–Rp6 jutaan.
BlackVue DR900X-2CH: kelas atas dengan konektivitas luas
BlackVue DR900X-2CH berada di kelas atas dengan harga paling tinggi dalam daftar ini. Model ini membawa perekaman 4K, fitur Night Vision, dynamic range yang luas, dan konektivitas aplikasi yang dibuat seamless.
Selain WiFi, perangkat ini juga bisa terhubung lewat jaringan LTE melalui kabel USB. BlackVue bahkan diklaim memiliki keamanan data yang sangat tinggi, dengan harga Rp7 juta–Rp8 jutaan.
Faktor yang paling menentukan saat memilih
Night vision penting karena membantu rekaman malam hari tetap terang dan detail lebih terjaga. Fitur ini juga menekan noise ketika kondisi jalan tidak ideal.
Namun, kebutuhan tiap pengguna bisa berbeda. Ada yang lebih memprioritaskan harga, ada yang mencari sudut pandang lebih luas, dan ada pula yang membutuhkan fitur keselamatan serta konektivitas yang lebih lengkap.
Source: www.idntimes.com