Tiga desa di Kecamatan Amen masih belum memulai pembangunan fisik, meski Dana Desa sudah cair. Kondisi ini membuat pemerintah kecamatan memberi perhatian khusus karena waktu pelaksanaan terus berjalan dan beberapa desa lain sudah lebih dulu masuk tahap pra-pelaksanaan.
Desa yang belum bergerak itu adalah Sungai Gerong, Garut, dan Nangai Tayau. Dari total sembilan desa di Kecamatan Amen, hanya tiga desa tersebut yang belum menjalankan kegiatan fisik hingga saat ini.
Enam Desa Sudah Masuk Pra-Pelaksanaan
Sekretaris Kecamatan Amen, Desti Syarika Nova, mewakili Camat Amen Indra Istiawan, mengatakan pihak kecamatan terus melakukan monitoring ketat terhadap seluruh desa. Pengawasan itu dilakukan agar pelaksanaan kegiatan tidak tertinggal terlalu jauh dari jadwal anggaran.
Menurut Desti, enam desa lain sudah berada pada tahap pra-pelaksanaan pembangunan. Desa-desa itu adalah Selebar Jaya, Suka Margo, Paya Embik, Talang Bunut, dan Sukau Rajo.
Perkembangan itu menunjukkan sebagian besar desa di Kecamatan Amen sebenarnya sudah bergerak. Namun, tiga desa yang masih diam tetap menjadi catatan karena belum ada kegiatan fisik yang dimulai sama sekali.
Tekanan Waktu Setelah Dana Desa Cair
Pemerintah kecamatan berharap desa yang masih pasif segera mengambil langkah nyata setelah Dana Desa cair. Desti menegaskan waktu pelaksanaan terus berkurang sehingga desa tidak bisa menunda pekerjaan terlalu lama.
Percepatan dinilai penting agar kegiatan fisik bisa segera dimulai begitu dana tersedia. Langkah itu juga diharapkan mencegah penumpukan pekerjaan di akhir periode anggaran.
Monitoring yang dilakukan kecamatan bertujuan memastikan seluruh desa bergerak sesuai tahapan masing-masing. Pola pengawasan ini menjadi bagian dari upaya agar pembangunan berjalan merata di wilayah Amen.
Di sisi lain, capaian enam desa yang sudah menyelesaikan pra-pelaksanaan menjadi sinyal bahwa proses pembangunan memang sudah berjalan. Tetapi ketertinggalan tiga desa masih menonjol karena belum ada aktivitas fisik yang dimulai.
Situasi tersebut membuat kecamatan menaruh harapan pada pemerintah desa agar lebih responsif. Dengan dana yang sudah masuk, percepatan pelaksanaan menjadi langkah yang paling ditunggu agar program pembangunan tidak kehilangan momentum.







