Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 di Depok menunjukkan bahwa acara otomotif bisa bergerak lebih jauh dari sekadar pameran mobil. Di tengah keramaian akhir pekan, UMKM lokal ikut menikmati arus pengunjung dan membuka peluang transaksi yang nyata.
Format acara yang memadukan hiburan keluarga, komunitas, dan pasar rakyat membuat gelaran ini terasa punya dampak ekonomi langsung. Bagi pelaku usaha kecil, momen seperti ini menjadi ruang untuk menjangkau pembeli yang datang dalam jumlah besar.
UMKM lokal ikut panen pengunjung
Di lokasi acara, sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan keramaian untuk menggenjot penjualan. Yunita, pelaku UMKM asal Limo, Depok, mengatakan biaya booth yang terjangkau membuat usahanya tetap bisa berjalan di tengah tingginya minat pengunjung.
Yunita menargetkan transaksi yang bisa mencapai Rp2 jutaan selama acara berlangsung. Menurut dia, penjualan berjalan bagus dan suasana ramai memberi peluang yang sulit didapat pada hari biasa.
Dampak serupa dirasakan Ety Rustiah, pelaku UMKM asal Citeureup, Bogor, yang ikut membawa produk binaan Astra ke area acara. Ia menyebut fasilitas yang diberikan sangat mendukung keikutsertaan pelaku usaha kecil.
Ety mengatakan dirinya mendapat hingga 2 booth gratis untuk mendukung UMKM binaan Astra. Produk yang dibawanya mencakup kuliner hingga manufaktur logam, dengan target transaksi yang bisa menembus Rp10 juta.
Depok dinilai punya potensi UMKM yang besar
PT Astra Daihatsu Motor melihat Depok sebagai kota dengan potensi besar di sektor industri kreatif rumahan. Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), menilai potensi itu relevan untuk diangkat dalam gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat.
Bagi Daihatsu, acara ini bukan hanya ajang promosi kendaraan. Gelaran tersebut juga diposisikan sebagai ruang kebersamaan bagi keluarga dan komunitas di akhir pekan.
Paduan itu membuat acara terasa lebih luas manfaatnya, karena pengunjung tidak hanya datang untuk melihat mobil. Mereka juga bisa berinteraksi dengan lapak-lapak UMKM yang ikut meramaikan area acara.
Daihatsu dan fungsi mobil untuk kebutuhan usaha
Acara ini juga menampilkan cerita penggunaan mobil Daihatsu untuk kebutuhan usaha sehari-hari. Salah satunya datang dari keluarga Yunita yang menggunakan mobil Daihatsu lansiran 2010 sebagai kendaraan operasional berat.
Mobil itu dipakai setiap hari untuk menunjang bazar keliling dan mampu mengangkut peralatan berat seperti sasis tenda serta mesin pembeku. Kendaraan tersebut disebut tetap andal tanpa kendala teknis berarti.
Cerita itu memperlihatkan bagaimana mobil tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan keluarga. Dalam konteks usaha kecil, daya angkut dan keandalan mesin menjadi modal penting agar aktivitas bisnis tetap jalan.
Bagi pengunjung umum, Daihatsu juga menyiapkan aktivitas interaktif seperti sesi test drive di rute jalan raya. Selain itu, tersedia paket penjualan menarik dengan skema pembiayaan ringan yang hanya berlaku selama acara berlangsung.
Kombinasi hiburan, promosi produk, dan ruang bagi UMKM membuat Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 di Depok tampil sebagai gelaran yang punya efek sosial-ekonomi langsung. Di tengah ramainya pengunjung, acara ini memberi panggung bagi kendaraan dan juga pelaku usaha kecil lokal.
Source: www.oto.com






